CIIC 2026 Ganda Hadiah dan Mitra Baru, Dorong Inovasi Iklim di Asia

CIIC 2026 Ganda Hadiah dan Mitra Baru, Dorong Inovasi Iklim di Asia
CIIC 2026 Ganda Hadiah dan Mitra Baru, Dorong Inovasi Iklim di Asia

123Berita – 09 April 2026 | JakartaClimate Impact Innovations Challenge (CIIC) kembali digelar pada tahun 2026 dengan skala yang lebih besar, menandai edisi keempat kompetisi inovasi teknologi iklim yang paling dinanti di Indonesia. Penyediaan total hadiah kini mencapai Rp15 miliar, naik Rp5 miliar dibandingkan tahun sebelumnya, menegaskan tekad penyelenggara untuk mempercepat adopsi solusi berkelanjutan.

Program ini diinisiasi oleh East Ventures bersama Temasek Foundation, dan pada edisi kali ini menambah mitra strategis baru, yakni raksasa teknologi Tencent. Kolaborasi lintas sektor ini memperkuat posisi CIIC sebagai platform inovasi iklim terkemuka di kawasan Asia, sekaligus membuka peluang pembiayaan dan dukungan teknis bagi para peserta.

Bacaan Lainnya

Selain peningkatan nilai hadiah, penyelenggara memperkenalkan insentif inovatif berupa kredit karbon pra‑pembelian senilai US$1 juta bagi finalis terpilih. Skema ini dirancang untuk mengurangi beban finansial implementasi solusi iklim, sekaligus memberikan nilai tambah yang dapat dipertukarkan di pasar karbon internasional.

Avina Sugiarto, Partner East Ventures, menegaskan bahwa CIIC telah berevolusi menjadi wadah yang menghubungkan ide-ide kreatif dengan kebutuhan pasar nyata. \”Teknologi dan kewirausahaan adalah penggerak utama solusi iklim. CIIC hadir untuk mempercepat pengembangan dan adopsi teknologi yang mampu memberikan dampak berkelanjutan,\” ujarnya dalam sebuah wawancara.

Heng Li Lang, Head Climate & Liveability Temasek Foundation, menambahkan bahwa kompetisi ini kini bertransformasi menjadi platform katalitik bagi inovasi berkelanjutan di seluruh Asia. \”Tahun ini kami meningkatkan ambisi dengan dukungan yang lebih kuat agar lebih banyak inovator mampu menciptakan dampak nyata bagi manusia dan lingkungan,\” katanya.

Xu Hao, Vice President of Sustainable Social Value Tencent, menegaskan komitmen perusahaan dalam memanfaatkan teknologi sebagai kekuatan untuk kebaikan. Ia menambahkan bahwa kehadiran Tencent di CIIC akan memperluas jaringan mentor, akses data, dan peluang pendanaan bagi startup yang berfokus pada mitigasi perubahan iklim.

Pada 2026, CIIC menitikberatkan tiga fokus utama:

  • Transisi energi: pengembangan energi terbarukan, mobilitas berkelanjutan, dan efisiensi sumber daya.
  • Solusi pangan dan alam: ketahanan pangan serta pelestarian ekosistem darat dan karbon biru.
  • Ekonomi sirkular: pengelolaan limbah, pengolahan air, serta adaptasi terhadap bencana terkait iklim.

Sejak peluncuran pertama pada 2023, CIIC telah menarik lebih dari 1.300 peserta dari lebih dari 60 negara. Berbagai mitra industri seperti PLN, Sinarmas, dan Triputra Agro Persada turut berperan aktif, menyediakan data, infrastruktur, dan kesempatan uji coba bagi solusi yang terpilih.

Beberapa startup yang berpartisipasi menunjukkan perkembangan signifikan. Misalnya, BANIQL, yang mengembangkan proses produksi bahan baku nikel untuk baterai dengan konsumsi energi hingga 95 % lebih rendah dan penggunaan air 80 % lebih hemat dibanding metode konvensional. Keberhasilan teknologi ini mendapat pendanaan tambahan dari pemerintah Korea Selatan serta masuk dalam program Creative Destruction Lab Minerals dan menjadi finalis WIPO Global Awards 2025.

Startup lain, Qarbotech, memperkenalkan teknologi peningkatan fotosintesis tanaman yang dapat meningkatkan hasil panen hingga 30 %. Solusi ini telah diuji pada lebih dari 40 jenis tanaman di 8.000 hektare lahan, dan mengantarkannya menjadi bagian dari Breakthrough Energy Fellow 2025.

Keberadaan CIIC tidak hanya memberikan panggung bagi inovator, tetapi juga menciptakan ekosistem kolaboratif antara pemerintah, korporasi, lembaga keuangan, dan akademisi. Dengan hadiah yang lebih besar dan insentif kredit karbon, kompetisi ini diharapkan dapat mempercepat skala upaya mitigasi dan adaptasi iklim, sekaligus menumbuhkan ekonomi hijau yang inklusif.

Ke depan, penyelenggara berkomitmen untuk terus memperluas jaringan mitra, meningkatkan nilai hadiah, dan menambah kategori tantangan yang relevan dengan dinamika perubahan iklim global. Harapan utama CIIC 2026 adalah menghasilkan solusi yang tidak hanya inovatif secara teknis, tetapi juga dapat diimplementasikan secara luas di berbagai sektor ekonomi Indonesia dan kawasan Asia.

Dengan dukungan kuat dari East Ventures, Temasek Foundation, dan Tencent, CIIC 2026 siap menjadi katalisator utama bagi generasi baru inovator iklim, membuka peluang investasi, dan mempercepat transisi menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Pos terkait