123Berita – 06 April 2026 | Sabtu (5/4/2026) malam, Stadion Gelora Madura menjadi saksi pertandingan sengit dalam rangka lanjutan Liga Super 2025/2026. Borneo FC tampil impresif dan berhasil menaklukkan tuan rumah Madura United dengan skor 3-1. Kemenangan ini tidak hanya menambah tiga poin penting bagi Borneo, tetapi juga mengukuhkan posisi tim asal Samarinda sebagai salah satu kontestan yang patut diperhitungkan menjelang laga penentu melawan Persib Bandung.
Sejak peluit pertama, Borneo FC menunjukkan pola permainan yang terorganisir. Mengandalkan serangan balik cepat serta penekanan tinggi, mereka berhasil memaksa pertahanan Madura United kebingungan. Tekanan itu membuahkan hasil pada menit ke-12 ketika penyerang tengah Koldo Obieta menembus lini belakang Madura dan mencetak gol pembuka melalui tendangan kaki kanan yang mengarah ke sudut kanan gawang lawan.
Gol pertama tersebut memicu reaksi cepat dari Madura United. Tim asuhannya melakukan pergantian taktik, menurunkan tiga pemain sayap untuk meningkatkan tekanan di lini tengah. Namun, Borneo tetap solid, menahan serangan demi serangan dan menyiapkan serangan balik yang berbahaya.
- 12′ – Koldo Obieta (Borneo FC) – Gol pembuka, tendangan kanan.
- 34′ – Koldo Obieta (Borneo FC) – Gol kedua, tembakan jarak dekat setelah menerima umpan silang.
- 58′ – Mariano Peralta (Borneo FC) – Gol ketiga, sundulan kuat dari tendangan sudut.
- 71′ – Awan Setiawan (Madura United) – Gol balasan, tendangan bebas dari luar kotak penalti.
Poin balik datang pada menit ke-34 ketika Obieta kembali menambah keunggulan Borneo. Gol keduanya tercipta setelah serangan cepat yang dimulai dari lini pertahanan. Bola diteruskan ke tengah lapangan, lalu disalurkan ke Obieta yang berada di ruang gawang. Tendangan kerasnya melesat tepat ke pojok bawah kiri, menambah jarak dua gol bagi Borneo.
Setelah jeda istirahat, Borneo tidak mengendurkan intensitas. Pada menit ke-58, mereka berhasil memanfaatkan tendangan sudut. Pemain bertahan Borneo melayangkan bola ke area penalti, dan Mariano Peralta, yang dikenal kuat dalam duel udara, berhasil menyundul bola dengan keras ke jaringan gawang, menutup rapor menjadi 3-0.
Madura United berusaha bangkit di menit-menit akhir babak pertama. Pada menit ke-71, Awan Setiawan mengeksekusi tendangan bebas dari luar kotak penalti. Bola melengkung melewati dinding pemain Borneo dan menembus sudut kanan gawang, mengurangi selisih menjadi 3-1. Gol tersebut memberi semangat bagi Madura, namun tidak cukup untuk mengubah alur pertandingan.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Borneo FC dalam penguasaan bola (58%) serta jumlah tembakan tepat sasaran (12 tembakan, 7 di antaranya mengarah ke gawang). Sementara itu, Madura United mencatat 4 tembakan ke gawang dengan tingkat akurasi yang lebih rendah.
Kemenangan ini memiliki implikasi strategis bagi Borneo FC. Dengan tiga poin tambahan, mereka naik satu posisi di klasemen, menempatkan diri di zona aman sekaligus menyiapkan mental untuk menghadapi Persib Bandung yang sedang berada di puncak klasemen. Pelatih Borneo, Joko Susilo, mengungkapkan harapan agar tim dapat mempertahankan konsistensi dan memanfaatkan momentum ini untuk menambah kemenangan di laga berikutnya.
Di sisi lain, Madura United harus mengevaluasi kembali taktik pertahanannya. Kekurangan dalam menutup ruang di lini tengah dan kurangnya penyelesaian akhir menjadi sorotan utama. Manajer tim, Dedi Suryadi, mengaku akan melakukan perbaikan di sesi latihan mendatang, terutama dalam memperkuat lini belakang dan meningkatkan koordinasi serangan.
Berita ini menambah rangkaian aksi menarik di Liga Super 2025/2026, di mana persaingan antar tim semakin ketat. Borneo FC dengan kemenangan ini menegaskan niatnya untuk melaju ke fase akhir kompetisi, sementara Persib Bandung tetap menjadi target utama yang harus dihadapi oleh tim-tim ambisius. Pertarungan selanjutnya antara Borneo dan Persib diprediksi akan menjadi laga penentu klasemen, mengingat kedua tim sama-sama mengincar posisi tertinggi.
Secara keseluruhan, pertandingan antara Madura United dan Borneo FC memperlihatkan kualitas sepak bola Indonesia yang terus berkembang. Penampilan gemilang Koldo Obieta dan Mariano Peralta menjadi sorotan, sekaligus menegaskan pentingnya strategi yang tepat dalam setiap laga. Fans sepak bola Indonesia kini menantikan kelanjutan kompetisi dengan antisipasi tinggi, khususnya menjelang konfrontasi Borneo FC melawan Persib Bandung.





