BGN Bongkar Isu Pengadaan 70 Ribu Motor Listrik untuk MBG: Klarifikasi Lengkap

BGN Bongkar Isu Pengadaan 70 Ribu Motor Listrik untuk MBG: Klarifikasi Lengkap
BGN Bongkar Isu Pengadaan 70 Ribu Motor Listrik untuk MBG: Klarifikasi Lengkap

123Berita – 08 April 2026 | Bandung, 7 April 2026 – Badan Garansi Nasional (BGN) resmi membantah video viral yang mengklaim adanya pengadaan 70 ribu motor listrik untuk keperluan operasional Mahkamah Agung (MBG). Video tersebut beredar luas di media sosial dan memicu spekulasi mengenai potensi pemborosan anggaran publik. Menanggapi, BGN mengeluarkan pernyataan tertulis yang menjelaskan detail proses pengadaan, jumlah kendaraan yang sebenarnya, serta tujuan penggunaan motor listrik tersebut.

BGN juga menyoroti bahwa motor listrik dipilih karena pertimbangan efisiensi energi dan komitmen pemerintah dalam mengurangi emisi karbon. Kendaraan listrik menawarkan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar fosil, serta mendukung agenda nasional untuk transisi energi bersih. Dalam konteks ini, BGN bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk memastikan bahwa pemilihan motor listrik sejalan dengan standar lingkungan yang berlaku.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, BGN menjelaskan bahwa proses klarifikasi ini melibatkan pihak-pihak terkait, termasuk Badan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (BPKP) dan auditor internal Mahkamah Agung. Semua dokumen terkait, mulai dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) hingga kontrak kerja, telah diaudit secara independen dan tidak menemukan indikasi penyimpangan atau konflik kepentingan. BGN menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap langkah pengadaan, serta siap memberikan akses data kepada publik melalui portal pengadaan resmi.

Pengadaan motor listrik ini juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kerja di lingkungan Mahkamah Agung. Dengan kendaraan yang ramah lingkungan dan mudah dioperasikan, pegawai dapat lebih cepat bergerak antar gedung, mengurangi waktu tempuh, serta meningkatkan responsifitas terhadap kebutuhan layanan publik. BGN menambahkan bahwa motor listrik yang dipilih memiliki spesifikasi standar nasional, termasuk daya baterai yang cukup untuk menempuh jarak harian rata-rata, serta sistem keamanan yang memadai.

Di akhir pernyataan, BGN menegaskan kembali bahwa tidak ada rencana atau kebijakan untuk membeli motor listrik dalam jumlah masif seperti yang dituduhkan dalam video viral. Semua informasi yang beredar tidak memiliki dasar faktual dan menyesatkan publik. BGN mengajak masyarakat untuk selalu merujuk pada sumber resmi dan menghindari penyebaran hoaks yang dapat merusak citra institusi pemerintah.

Klarifikasi ini menutup spekulasi yang beredar selama beberapa hari terakhir. BGN berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dalam setiap proses pengadaan dan menegakkan prinsip good governance. Pemerintah dan lembaga terkait diharapkan dapat terus berkoordinasi untuk memastikan bahwa penggunaan anggaran publik tetap efisien, efektif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Pos terkait