Üsküdar University Buka Kantor Perwakilan di Indonesia, Peluang Studi Turki Semakin Dekat

Üsküdar University Buka Kantor Perwakilan di Indonesia, Peluang Studi Turki Semakin Dekat
Üsküdar University Buka Kantor Perwakilan di Indonesia, Peluang Studi Turki Semakin Dekat

123Berita – 04 April 2026 | Jakarta – Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Turki kini menapaki fase yang lebih erat, terutama di bidang pendidikan dan kebudayaan. Sebagai bukti nyata, Üsküdar University secara resmi meluncurkan kantor perwakilan pertamanya di Indonesia. Kantor ini berlokasi strategis dan bertujuan menjadi titik sentral bagi pelajar Indonesia yang ingin menempuh pendidikan tinggi di Turki, memberikan akses informasi yang terjamin dan layanan konsultasi yang langsung.

Pembukaan kantor perwakilan tersebut merupakan kelanjutan dari Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada kunjungan Presiden Republik Indonesia ke Turki beberapa waktu lalu. Salah satu inisiatif utama dalam MoU itu adalah pendirian “Turkish Corner” di dalam kompleks Masjid Istiqlal, yang sekaligus menjadi latar acara peluncuran. Pada Jumat, 3 April 2026, di VVIP Hall Masjid Istiqlal, CEO Edutolia Education, Ibrahim Albayrak, menyampaikan visi besarnya untuk memperkuat ikatan historis serta budaya antara kedua negara.

Bacaan Lainnya

“Tujuannya sangat banyak, dimulai dari sejarah panjang hubungan Indonesia‑Turki yang selalu harmonis. Kami ingin masyarakat kembali mengingat dan menjaga kedekatan ini melalui kolaborasi nyata,” ujar Ibrahim dalam public talk bertajuk “Between Brain and Soul: A Psychiatrist’s Perspective on Tasawuf and Mental Health”. Acara tersebut tidak hanya menyoroti aspek akademik, melainkan juga menyingkap nilai‑nilai spiritual yang menjadi jembatan budaya antara kedua bangsa.

Hadirnya Prof. Nevzat Tarhan, pendiri sekaligus rektor Üsküdar University, menambah gravitas pada momentum ini. Prof. Tarhan dikenal luas di Turki sebagai tokoh akademik dan penulis bestseller yang karyanya telah terjual jutaan kopi, termasuk di pasar Indonesia. Ia menegaskan komitmen universitas untuk menyediakan jalur pendidikan yang lebih transparan dan terjangkau bagi mahasiswa Indonesia, sekaligus memperkenalkan pendekatan interdisipliner yang menggabungkan ilmu psikologi, kesehatan mental, dan tasawuf.

Kantor perwakilan yang baru dibuka akan berfungsi sebagai pusat layanan informasi terpusat, meliputi prosedur pendaftaran, beasiswa, persyaratan visa, serta orientasi budaya Turki. Bagi orang tua dan calon mahasiswa, keberadaan kantor ini mengurangi ketidakpastian dan potensi penipuan yang sering muncul dalam proses pencarian informasi pendidikan luar negeri. “Kehadiran kantor ini menunjukkan keseriusan Üsküdar University dalam menyambut pelajar Indonesia. Ini adalah alamat kredibel bagi mereka yang ingin bertanya dan mendaftar secara langsung tanpa keraguan,” tambah Ibrahim.

  • Fasilitas konsultasi langsung dengan perwakilan universitas.
  • Informasi beasiswa dan program khusus untuk mahasiswa Indonesia.
  • Workshop budaya Turki dan pelatihan bahasa Turki.
  • Program pertukaran dosen dan peneliti antara kedua negara.

Selain mempromosikan pendidikan, kerja sama ini juga menargetkan penyebaran budaya Turki di tanah air. Turkish Corner di Masjid Istiqlal diharapkan menjadi ruang edukatif yang menampilkan literatur, musik, serta kuliner Turki, sekaligus menjadi tempat dialog lintas budaya. Ibrahim menekankan pentingnya pertukaran ilmu pengetahuan yang berkelanjutan, yang tidak hanya menguntungkan mahasiswa, tetapi juga memperkaya wawasan masyarakat luas tentang nilai‑nilai kebudayaan Turki.

Langkah strategis ini sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia memperluas jaringan pendidikan internasional, terutama di kawasan Eurasia. Dengan semakin mudahnya akses informasi melalui kantor perwakilan, diproyeksikan jumlah pendaftar ke Üsküdar University akan meningkat signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini tidak hanya meningkatkan jumlah mahasiswa internasional di Turki, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis dalam bidang akademik dan kebudayaan.

Secara keseluruhan, pembukaan kantor perwakilan Üsküdar University di Indonesia menandai babak baru dalam hubungan bilateral Indonesia‑Turki. Inisiatif ini tidak hanya membuka jalur pendidikan yang lebih dekat, tetapi juga memperdalam pemahaman budaya, memperluas jaringan akademik, dan menumbuhkan rasa kebersamaan antarbangsa. Diharapkan, kolaborasi ini akan terus berlanjut dan menghasilkan generasi muda yang kompeten, berwawasan internasional, serta mampu menjadi agen perubahan di kedua negara.

Pos terkait