123Berita – 09 April 2026 | Huawei kembali memperlihatkan kemampuan fotografi unggulnya lewat flagship terbaru, Mate 80 Pro. Pada sesi uji coba langsung, kamera perangkat ini menampilkan hasil yang tidak hanya tajam pada siang hari, tetapi juga menakjubkan dalam kondisi cahaya minim. Penulis menguji beragam skenario, mulai dari potret, pemandangan kota, hingga foto makro, untuk menilai sejauh mana inovasi optik Huawei mampu bersaing dengan kompetitor kelas atas.
Berbicara tentang konfigurasi, Mate 80 Pro dilengkapi dengan sistem kamera empat lensa utama. Lensa utama berukuran 50 MP dengan sensor RYYB yang diklaim mampu menyerap cahaya lebih banyak dibandingkan sensor tradisional. Selain itu, terdapat lensa ultra wide 12 MP, telefoto 10 MP dengan kemampuan zoom hybrid, serta sensor kedalaman 3D. Semua lensa dipadukan dengan algoritma AI yang dioptimalkan oleh tim R&D Huawei, menjanjikan reproduksi warna natural dan detail mikro yang tinggi.
- Lensa Utama 50 MP (RYYB): Memaksimalkan cahaya dengan susunan filter merah‑kuning‑kuning‑biru.
- Ultra Wide 12 MP: Sudut pandang lebar 120°, cocok untuk foto lanskap.
- Telefoto 10 MP: Zoom hybrid 3x optik, 5x digital, ideal untuk potret dan subjek jauh.
- Sensor Kedalaman 3D: Menyokong efek bokeh yang halus pada mode potret.
Pengujian dimulai pada siang hari dengan pencahayaan alami yang kuat. Foto gedung pencakar langit di pusat kota Jakarta menghasilkan garis tepi yang sangat bersih, tanpa munculnya noise berlebih. Detail tekstur batu bata terlihat jelas bahkan pada level pembesaran 2x. Warna langit tetap akurat, tidak terjadi oversaturation yang sering ditemui pada smartphone lain.
Beranjak ke mode potret, Mate 80 Pro mampu memisahkan subjek dari latar belakang dengan presisi tinggi. Latar belakang menjadi blur lembut, namun tidak kehilangan detail pada objek utama. Penyesuaian AI secara otomatis mengatur pencahayaan wajah, mengurangi bayangan keras, dan mempertahankan warna kulit alami.
Uji berikutnya menyoroti kemampuan low light. Pada kondisi lampu jalan yang redup, kamera berhasil menghasilkan foto dengan tingkat kecerahan yang memadai tanpa harus meningkatkan ISO secara berlebihan. Hasilnya menampilkan noise yang minimal, detail pada tekstur kain dan kulit tetap terjaga. Bahkan pada situasi malam hari di area pasar tradisional, foto menampilkan warna-warna hangat yang realistis serta bayangan yang tidak terlalu pekat.
Selain foto still, fitur video 4K 60fps juga diuji. Rekaman menunjukkan stabilisasi gambar yang halus, meski pengambilan dilakukan sambil berjalan. Detil objek tetap tajam, dan transisi antara cahaya terang dan gelap terkelola dengan mulus berkat teknologi HDR video yang terintegrasi.
Untuk memberi perspektif, berikut perbandingan singkat antara Huawei Mate 80 Pro dan dua pesaing utama di pasar premium:
| Fitur | Huawei Mate 80 Pro | iPhone 15 Pro | Samsung Galaxy S24 Ultra |
|---|---|---|---|
| Resolusi Utama | 50 MP (RYYB) | 48 MP | 200 MP |
| Ukuran Sensor Utama | 1/1.28″ | 1/1.7″ | 1/1.12″ |
| Zoom Optik | 3x hybrid | 3x telefoto | 10x periskop |
| Low Light Performance | Noise rendah, detail tinggi | Good, sedikit noise | Excellent, detail baik |
Hasil perbandingan menunjukkan bahwa meski tidak memiliki resolusi tertinggi, Mate 80 Pro menyeimbangkan ukuran sensor dan teknologi filter RYYB untuk menghasilkan kualitas gambar yang kompetitif, khususnya dalam kondisi pencahayaan yang menantang.
Selama proses pengujian, aplikasi kamera bawaan Huawei menawarkan berbagai mode manual yang dapat diakses oleh pengguna berpengalaman. Pengaturan ISO, kecepatan rana, dan fokus dapat diubah secara real‑time, memberikan kontrol lebih besar atas hasil akhir. Bagi pengguna yang mengutamakan kemudahan, mode AI otomatis tetap menjadi pilihan andalan, menyesuaikan parameter secara dinamis berdasarkan analisis scene.
Secara keseluruhan, kamera Huawei Mate 80 Pro memberikan kejutan positif. Kombinasi hardware canggih, algoritma AI yang matang, dan antarmuka pengguna yang intuitif menghasilkan foto dan video yang tidak kalah dengan flagship lainnya. Bagi pecinta fotografi mobile, perangkat ini layak dipertimbangkan, terutama bagi mereka yang menginginkan performa low light yang handal tanpa harus beralih ke perangkat dengan sensor berukuran lebih besar.
Kesimpulannya, Huawei Mate 80 Pro membuktikan bahwa inovasi dalam sensor RYYB dan pemrosesan AI dapat menutup kesenjangan dengan kompetitor yang mengandalkan resolusi tinggi semata. Hasil foto yang tajam, detail, dan konsisten dalam berbagai kondisi pencahayaan menjadikan smartphone ini pilihan menarik bagi pengguna yang menuntut kualitas visual premium.