123Berita – 05 April 2026 | Kim Seon Ho, aktris papan atas yang dikenal lewat perannya dalam serial drama populer, baru-baru ini mengungkapkan sebuah ritual sederhana namun jarang dibicarakan oleh kalangan selebriti: menghabiskan hari libur dengan rebahan total. Dalam sebuah wawancara eksklusif, sang artis menjelaskan bahwa berbaring sepanjang hari menjadi cara paling efektif baginya untuk mengisi ulang tenaga setelah jadwal syuting yang padat.
Ritual ini tampaknya kontras dengan citra publik yang selalu terlihat aktif dan energik. Namun, Kim menegaskan bahwa keseimbangan antara kerja keras dan istirahat total merupakan kunci keberlangsungan karier di dunia hiburan yang kompetitif. “Banyak orang mengira bahwa selebriti harus selalu berada dalam kondisi prima, terus bergerak, dan selalu produktif,” katanya. “Padahal, tubuh dan otak kita juga membutuhkan jeda. Rebahan memberi kesempatan bagi tubuh untuk memperbaiki sel-sel yang lelah, sekaligus memberi ruang bagi otak untuk memproses pengalaman yang baru saja dilalui,” tambahnya.
Selain menekankan pentingnya istirahat, Kim juga menyebutkan beberapa detail praktis yang ia lakukan selama sesi rebahan. Ia biasanya mematikan semua notifikasi ponsel, menutup tirai jendela untuk mengurangi rangsangan visual, dan menyiapkan minuman hangat seperti teh herbal. “Tidak ada yang mengganggu, tidak ada alarm, hanya suara napas saya sendiri dan kadang-kadang musik instrumental yang lembut,” ujar sang aktris. Ia menambahkan bahwa durasi rebahan dapat bervariasi, mulai dari beberapa jam hingga seharian penuh, tergantung pada tingkat kelelahan yang dirasakannya.
Para pengamat industri hiburan menilai kebiasaan ini mencerminkan perubahan paradigma dalam manajemen kesehatan mental artis. Selama beberapa tahun terakhir, semakin banyak selebriti yang terbuka tentang pentingnya self‑care, mulai dari meditasi, yoga, hingga terapi psikologis. Kebiasaan rebahan Kim Seon Ho menambah satu dimensi baru pada cara selebriti mengelola stres.
Namun, tidak semua pihak menyambut ide tersebut dengan positif. Beberapa kritikus menganggap bahwa kebiasaan berbaring seharian dapat menurunkan produktivitas dan menimbulkan citra malas. Menanggapi hal ini, Kim menegaskan bahwa ia tetap menjalankan rutinitas kerja yang disiplin. “Saya tetap datang tepat waktu untuk syuting, mempersiapkan naskah, dan berlatih peran,” jelasnya. “Rebahan hanyalah cara saya mengisi ulang, bukan alasan untuk menghindari tanggung jawab.”
Di luar dunia hiburan, kebiasaan rebahan juga mendapatkan sorotan dari kalangan ilmiah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa istirahat pasif, seperti berbaring tanpa gangguan, dapat meningkatkan kualitas tidur, menurunkan kadar hormon stres, dan memperbaiki fungsi kognitif. Hal ini sejalan dengan apa yang dirasakan Kim Seon Ho secara pribadi, yaitu perasaan lebih segar dan siap menghadapi tantangan kreatif setelah sesi rebahan.
Dalam konteks budaya Korea Selatan yang dikenal dengan etos kerja keras dan jam kerja panjang, kebiasaan ini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen beragam pendapat, ada yang memuji keberanian Kim dalam mengekspresikan kebutuhan pribadi, sementara yang lain menganggapnya tidak realistis bagi kebanyakan orang. Terlepas dari perbedaan pendapat, satu hal yang jelas: Kim Seon Ho berhasil menyoroti pentingnya menghargai waktu pribadi di tengah tekanan industri hiburan.
Ke depan, Kim berencana untuk terus mengintegrasikan kebiasaan rebahan ke dalam jadwalnya, terutama menjelang proyek-proyek besar. Ia berharap kebiasaan ini tidak hanya bermanfaat baginya, tetapi juga dapat menginspirasi rekan-rekan seprofesi untuk lebih memperhatikan kesejahteraan diri. “Jika saya bisa menunjukkan bahwa rebahan membantu saya tampil lebih baik, mengapa tidak?” tutupnya dengan senyum.
Kesimpulannya, kebiasaan rebahan yang dipraktikkan oleh Kim Seon Ho bukan sekadar tren sementara, melainkan sebuah bentuk self‑care yang terukur dan teruji. Dengan mengakui kebutuhan akan istirahat total, ia memberikan contoh bahwa keseimbangan antara kerja keras dan pemulihan adalah kunci keberlanjutan karier di dunia hiburan yang serba cepat.