123Berita – 04 April 2026 | Kalimantan Barat kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata dengan menyiapkan ratusan pramuwisata yang terlatih siap menyambut kedatangan wisatawan. Program ini diluncurkan menjelang musim liburan akhir tahun, ketika antusiasme pelancong domestik dan mancanegara diprediksi akan meningkat signifikan.
Pramuwisata, atau pemandu wisata lokal, memiliki peran strategis dalam memperkenalkan keunikan budaya, alam, dan kuliner khas daerah kepada para pengunjung. Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan, mereka telah mengikuti serangkaian pelatihan intensif yang mencakup pengetahuan tentang destinasi, etika pelayanan, bahasa asing, serta penggunaan teknologi digital untuk mempermudah komunikasi dengan wisatawan.
Pelatihan yang diberikan tidak hanya berfokus pada pengetahuan geografis, melainkan juga pada pengembangan soft skill. Para pramuwisata diajarkan cara mengelola konflik, memberikan layanan yang ramah lingkungan, serta mengoptimalkan media sosial sebagai alat promosi destinasi. “Kami ingin setiap wisatawan yang mengunjungi Kalimantan Barat tidak hanya mendapatkan pemandangan yang indah, tetapi juga pengalaman yang mendalam dan personal,” ujar Kepala Dinas Pariwisata, Budi Santoso, dalam sambutan peluncuran program.
Selain pelatihan, pemerintah daerah juga menyediakan perlengkapan pendukung seperti seragam resmi, perangkat komunikasi, dan kit pertolongan pertama. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan menumbuhkan rasa kebanggaan di kalangan pramuwisata. Pemerintah juga menyiapkan skema insentif berupa bonus kinerja bagi mereka yang berhasil mengumpulkan feedback positif dari wisatawan.
Keberadaan pramuwisata yang terlatih diharapkan dapat memperpanjang rata-rata durasi kunjungan wisatawan di Kalimantan Barat. Dengan layanan yang informatif dan responsif, wisatawan cenderung mengeksplorasi lebih banyak lokasi, sehingga meningkatkan pendapatan lokal baik bagi usaha mikro, kecil, maupun menengah yang berada di sekitar kawasan wisata.
Para pelaku industri pariwisata, termasuk hotel, restoran, dan operator tur, menyambut baik inisiatif ini. “Kami melihat nilai tambah yang signifikan ketika wisatawan mendapatkan panduan yang kompeten. Ini tidak hanya meningkatkan kepuasan, tetapi juga memperkuat citra Kalimantan Barat sebagai destinasi yang terorganisir dan ramah,” kata Rina Wahyu, manajer sebuah resort di Singkawang.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah provinsi, komunitas lokal, dan sektor swasta, ratusan pramuwisata siap menjadi garda terdepan dalam mempromosikan keindahan alam dan keragaman budaya Kalimantan Barat. Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat, serta menempatkan provinsi ini pada peta destinasi wisata utama di Indonesia.




