Penumpang di Bandara Indonesia Mencapai 38,2 Juta pada Kuartal I 2026, Naik 5% YoY

Penumpang di Bandara Indonesia Mencapai 38,2 Juta pada Kuartal I 2026, Naik 5% YoY
Penumpang di Bandara Indonesia Mencapai 38,2 Juta pada Kuartal I 2026, Naik 5% YoY

123Berita – 09 April 2026 | Jumlah penumpang pesawat yang melintasi jaringan bandara Indonesia pada kuartal pertama tahun 2026 menunjukkan peningkatan signifikan, mencatat 38,20 juta orang. Kenaikan ini menandai pertumbuhan sebesar lima persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menegaskan pemulihan kuat sektor penerbangan domestik setelah beberapa tahun mengalami tekanan.

Data tersebut dirilis oleh PT Angkasa Pura Indonesia, yang mengoperasikan jaringan bandara melalui anak perusahaan InJourney Airports. Laporan mencakup 37 bandara utama di seluruh nusantara, mulai dari hub internasional hingga bandara regional yang melayani rute domestik. Keterlibatan InJourney Airports dalam mengelola fasilitas ini memperkuat posisi perusahaan sebagai pemain kunci dalam infrastruktur transportasi udara.

Bacaan Lainnya

Secara kuantitatif, total penumpang pada kuartal I 2026 mencapai 38,20 juta, naik dari 36,38 juta pada kuartal I 2025. Persentase kenaikan sebesar 5,0 persen mencerminkan peningkatan permintaan yang konsisten, terutama pada rute-rute populer yang menghubungkan kota-kota besar dengan pusat ekonomi dan destinasi wisata utama.

Berbagai faktor menjadi pendorong utama pertumbuhan ini. Pertama, pemulihan ekonomi makro Indonesia yang menunjukkan peningkatan daya beli masyarakat, memicu lebih banyak perjalanan bisnis dan rekreasi. Kedua, kebijakan tarif penerbangan yang kompetitif serta program promosi maskapai berperan dalam menarik penumpang baru. Ketiga, keberhasilan upaya vaksinasi nasional memberikan rasa aman bagi pelancong, sehingga mengurangi hambatan psikologis terkait perjalanan udara.

Distribusi penumpang tidak merata secara geografis. Bandara Internasional Soekarno‑Hatta tetap menjadi kontributor terbesar, menyerap lebih dari 12 juta penumpang pada kuartal tersebut. Di sisi lain, bandara regional seperti Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman di Banjarmasin dan Bandara Husein Sastranegara di Bandung mencatat pertumbuhan dua digit, menandakan peningkatan mobilitas di luar pusat-pusat metropolitan.

Tahun Kuartal I (Juta Penumpang) Pertumbuhan YoY
2025 36,38
2026 38,20 +5,0%

Melihat ke depan, PT Angkasa Pura Indonesia memperkirakan tren naik ini akan berlanjut sepanjang tahun 2026. Rencana investasi infrastruktur, termasuk perluasan terminal dan peningkatan kapasitas landasan, diproyeksikan dapat menampung lonjakan penumpang lebih lanjut. Selain itu, kolaborasi dengan maskapai penerbangan untuk mengoptimalkan slot penerbangan di bandara-bandara sibuk diharapkan memperlancar alur penumpang dan mengurangi potensi kemacetan.

Secara keseluruhan, pencapaian 38,20 juta penumpang pada kuartal I 2026 menegaskan bahwa sektor penerbangan Indonesia berada pada lintasan pertumbuhan yang stabil. Dengan dukungan kebijakan pemerintah, investasi infrastruktur, serta peningkatan kepercayaan publik, prospek peningkatan penumpang di kuartal-kuartal berikutnya tampak positif, memperkuat peran bandara sebagai tulang punggung mobilitas nasional.

Pos terkait