123Berita – 08 Juni 2026 | Pemerintah berencana untuk menaikkan harga eceran tertinggi (HET) untuk MinyaKita, yang berarti harga minyak goreng (migor) juga akan meningkat. Hal ini dilakukan untuk menghindari permainan harga yang tidak sehat di pasar.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah meminta pemerintah untuk memperketat pengawasan harga minyak goreng agar tidak terjadi penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat.
DPR juga meminta pemerintah untuk meningkatkan produksi minyak goreng dalam negeri dan mengembangkan sumber daya alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada impor minyak goreng.
Pemerintah berjanji untuk terus memantau situasi harga minyak goreng dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menghindari permainan harga yang tidak sehat.
Dalam beberapa bulan terakhir, harga minyak goreng telah meningkat secara signifikan, yang berdampak pada masyarakat, terutama mereka yang bergantung pada minyak goreng sebagai kebutuhan pokok.
Oleh karena itu, pemerintah perlu untuk segera mengambil langkah-langkah yang efektif untuk mengatasi masalah ini dan memastikan bahwa harga minyak goreng tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.
Untuk itu, pemerintah perlu untuk meningkatkan produksi minyak goreng dalam negeri, mengembangkan sumber daya alternatif, dan memperketat pengawasan harga minyak goreng agar tidak terjadi permainan harga yang tidak sehat.
Dengan demikian, diharapkan harga minyak goreng dapat tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat, sehingga masyarakat dapat terus menikmati kebutuhan pokok mereka tanpa harus mengalami beban yang terlalu berat.





