123Berita – 08 Juni 2026 | COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa perusahaan siap berkontribusi dalam upaya berantas under invoicing. Hal ini disampaikan usai berdiskusi dengan Wakil Ketua DPR RI, Surya Paloh.
Dony Oskaria menjelaskan bahwa under invoicing merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh pemerintah dalam upaya meningkatkan penerimaan negara. Ia menambahkan bahwa PT DSI memiliki kemampuan dan sumber daya yang memadai untuk membantu pemerintah dalam mengatasi masalah ini.
Under invoicing sendiri merupakan praktik penagihan yang tidak sesuai dengan nilai sebenarnya dari suatu barang atau jasa. Praktik ini dapat menyebabkan kerugian bagi negara karena penerimaan pajak yang tidak sesuai dengan nilai sebenarnya.
PT DSI, sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi, memiliki kemampuan untuk membantu pemerintah dalam mengembangkan sistem yang efektif untuk mendeteksi dan mencegah under invoicing.
Dony Oskaria juga menekankan bahwa kerja sama antara pemerintah dan swasta sangat penting dalam upaya berantas under invoicing. Ia menambahkan bahwa PT DSI siap bekerja sama dengan pemerintah untuk mengembangkan solusi yang efektif dan efisien.
Upaya berantas under invoicing ini diharapkan dapat meningkatkan penerimaan negara dan membantu pemerintah dalam mengembangkan ekonomi yang lebih seimbang. Dengan demikian, diharapkan bahwa PT DSI dapat berkontribusi secara signifikan dalam upaya ini.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan penerimaan negara, termasuk dengan mengembangkan sistem yang lebih efektif untuk mendeteksi dan mencegah under invoicing. Namun, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah ini.
Oleh karena itu, kerja sama antara pemerintah dan swasta sangat penting dalam upaya berantas under invoicing. Dengan demikian, diharapkan bahwa PT DSI dapat berkontribusi secara signifikan dalam upaya ini dan membantu pemerintah dalam mengembangkan ekonomi yang lebih seimbang.
PT DSI juga berencana untuk mengembangkan sistem yang lebih canggih untuk mendeteksi dan mencegah under invoicing. Sistem ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mengembangkan solusi yang efektif dan efisien untuk mengatasi masalah ini.
Dalam upaya berantas under invoicing, PT DSI juga berencana untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dengan pemerintah, swasta, dan masyarakat. Dengan demikian, diharapkan bahwa PT DSI dapat berkontribusi secara signifikan dalam upaya ini dan membantu pemerintah dalam mengembangkan ekonomi yang lebih seimbang.
Untuk mencapai tujuan ini, PT DSI berencana untuk mengembangkan berbagai program dan kegiatan yang dapat membantu pemerintah dalam mengembangkan solusi yang efektif dan efisien untuk mengatasi under invoicing. Program dan kegiatan ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan penerimaan negara dan mengembangkan ekonomi yang lebih seimbang.
Dalam beberapa tahun terakhir, PT DSI telah berkontribusi secara signifikan dalam upaya berantas under invoicing. Perusahaan ini telah mengembangkan berbagai sistem dan solusi yang dapat membantu pemerintah dalam mengembangkan solusi yang efektif dan efisien untuk mengatasi masalah ini.
PT DSI juga berencana untuk terus mengembangkan kemampuan dan sumber daya yang memadai untuk membantu pemerintah dalam mengembangkan solusi yang efektif dan efisien untuk mengatasi under invoicing. Dengan demikian, diharapkan bahwa PT DSI dapat berkontribusi secara signifikan dalam upaya ini dan membantu pemerintah dalam mengembangkan ekonomi yang lebih seimbang.
Dalam kesimpulan, upaya berantas under invoicing merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh pemerintah dalam upaya meningkatkan penerimaan negara. PT DSI, sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi, memiliki kemampuan dan sumber daya yang memadai untuk membantu pemerintah dalam mengembangkan solusi yang efektif dan efisien untuk mengatasi masalah ini.





