Bahaya Telat Ganti Oli: Dapur Pacu Rontok Perlahan

Bahaya Telat Ganti Oli: Dapur Pacu Rontok Perlahan
Bahaya Telat Ganti Oli: Dapur Pacu Rontok Perlahan

123Berita – 26 Juli 2026 | Pengendara sering terkecoh dengan mesin yang terasa halus meski oli sudah kedaluwarsa. Namun, hal ini dapat menyebabkan bahaya laten yang tidak terduga. Pakar Pertamina Lubricants memperingatkan bahwa telat ganti oli dapat menyebabkan dapur pacu rontok perlahan.

Mesin yang terasa halus tidak selalu menjadi indikator bahwa oli masih dalam kondisi baik. Oli yang sudah kedaluwarsa dapat menyebabkan kerusakan pada mesin, sepertiaus pada piston, ring piston, dan silinder. Hal ini dapat menyebabkan mesin menjadi tidak efisien dan meningkatkan konsumsi bahan bakar.

Bacaan Lainnya

Untuk menghindari hal ini, penting untuk melakukan perawatan rutin pada kendaraan, termasuk mengganti oli secara teratur. Pakar Pertamina Lubricants merekomendasikan untuk mengganti oli setiap 5.000 hingga 10.000 kilometer, tergantung pada jenis kendaraan dan kondisi penggunaan.

Dalam melakukan perawatan rutin, penting untuk memilih oli yang tepat untuk kendaraan. Oli yang tepat dapat membantu menjaga kinerja mesin dan mengurangi risiko kerusakan. Pertamina Lubricants menawarkan berbagai jenis oli yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan.

Untuk menghindari bahaya laten telat ganti oli, penting untuk melakukan perawatan rutin pada kendaraan. Dengan melakukan perawatan rutin, kita dapat menjaga kinerja mesin dan mengurangi risiko kerusakan. Jangan terkecoh dengan mesin yang terasa halus, karena itu tidak selalu menjadi indikator bahwa oli masih dalam kondisi baik.

Perlu diingat bahwa perawatan rutin tidak hanya tentang mengganti oli, tetapi juga tentang memeriksa kondisi kendaraan secara keseluruhan. Dengan melakukan perawatan rutin, kita dapat menjaga kinerja kendaraan dan mengurangi risiko kerusakan. Jadi, jangan lupa untuk melakukan perawatan rutin pada kendaraan Anda.

Pos terkait