123Berita – 04 April 2026 | NCT Dream, sub-unit populer dari grup global NCT yang berada di bawah naungan SM Entertainment, resmi mengumumkan kelanjutan karier mereka meski harus beradaptasi dengan formasi yang berubah. Kepergian Mark Lee, anggota yang telah menjadi salah satu pilar vokal dan penari dalam unit ini, menandai babak baru bagi para penggemar yang menantikan evolusi musikal serta visual grup.
Sejak debut pada tahun 2016, NCT Dream dikenal dengan konsep remaja yang enerjik, menampilkan lagu-lagu yang menggabungkan elemen pop, hip‑hop, dan EDM. Anggotanya pada awalnya terdiri dari Mark Lee, Renjun, Jeno, Haechan, Jaemin, Chenle, dan Jisung, masing‑masing membawa warna unik yang memperkaya harmoni grup. Selama lima tahun, mereka berhasil mengukir prestasi di tangga lagu domestik maupun internasional, termasuk penampilan di Billboard World Albums dan penghargaan musik bergengsi.
Mark Lee, yang dikenal dengan rap yang kuat serta kemampuan vokal yang fleksibel, mengumumkan kepergiannya pada pertengahan tahun 2024. Alasan resmi yang diberikan adalah keinginan untuk mengejar proyek solo serta fokus pada kegiatan pribadi yang telah direncanakan jauh sebelumnya. Keputusan tersebut menimbulkan spekulasi luas di kalangan fandom, mengingat peran sentral Mark dalam penulisan lirik dan aransemen musik grup.
SM Entertainment menanggapi situasi ini dengan mengumumkan formasi terbaru NCT Dream. Anggota yang tetap berada dalam unit meliputi Renjun, Jeno, Haechan, Jaemin, Chenle, dan Jisung. Selain itu, perusahaan mengonfirmasi bahwa tidak ada penambahan anggota baru dalam waktu dekat, melainkan fokus pada pengembangan kemampuan masing‑masing anggota yang tersisa. Berikut daftar lengkap anggota dalam formasi baru:
- Renjun
- Jeno
- Haechan
- Jaemin
- Chenle
- Jisung
Dalam pernyataan resmi, SM Entertainment menegaskan bahwa NCT Dream tetap berkomitmen untuk menghasilkan karya yang relevan dengan tren K‑Pop terkini. Grup diprediksi akan kembali ke studio rekaman pada kuartal ketiga 2024, dengan target meluncurkan album mini berisi enam lagu yang menonjolkan eksplorasi genre baru serta penekanan pada vokal melodius.
Para anggota pun menyampaikan antusiasme mereka terhadap fase berikutnya. Renjun menekankan pentingnya kebersamaan tim dalam menghadapi tantangan, sementara Haechan menyoroti kesempatan untuk mengeksplorasi konsep musik yang lebih matang. Jaemin menambahkan bahwa pengalaman kehilangan satu anggota justru memperkuat tekad mereka untuk memberikan penampilan yang lebih solid di panggung.
Dari sisi pasar, perubahan formasi NCT Dream diprediksi akan menimbulkan dinamika baru dalam industri K‑Pop. Tanpa kontribusi rap Mark, grup kemungkinan akan menambah elemen melodi yang lebih kuat, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan produser eksternal. Kompetitor seperti Stray Kids, ATEEZ, dan TXT juga tengah bersaing dalam segmen remaja‑dewasa, sehingga inovasi musikal menjadi kunci utama untuk mempertahankan pangsa pasar.
Penggemar, yang dikenal dengan sebutan “Dreamers”, telah menunjukkan dukungan luas melalui media sosial, menunggu secara antusias rilis teaser dan konsep visual yang akan diumumkan. Ekspektasi terbesar terletak pada bagaimana grup menyeimbangkan identitas lama dengan sentuhan segar yang diharapkan dapat memperluas basis pendengar di luar Asia.
Kesimpulannya, meski kehilangan Mark Lee, NCT Dream tidak kehilangan arah. Dengan formasi baru yang terdiri dari enam anggota berpengalaman, grup siap melanjutkan perjalanan musiknya, mengusung konsep yang lebih matang dan berani. Langkah strategis SM Entertainment serta semangat internal anggota menjadi faktor penentu keberhasilan comeback yang akan datang, menjanjikan gelombang baru dalam lanskap K‑Pop global.