Mina Pasang 74 Escalator: Solusi Mobilitas Jemaah Haji 2026

Mina Pasang 74 Escalator: Solusi Mobilitas Jemaah Haji 2026
Mina Pasang 74 Escalator: Solusi Mobilitas Jemaah Haji 2026

123Berita – 05 Mei 2026 | Pemerintah Arab Saudi menandai satu langkah signifikan dalam rangka meningkatkan kenyamanan ibadah haji dengan menuntaskan pemasangan 74 unit escalator di kawasan Mina. Proyek ini merupakan bagian dari rangkaian inovasi infrastruktur yang dirancang khusus untuk menyambut jutaan jemaah pada pelaksanaan haji 2026, terutama bagi mereka yang berusia lanjut atau memiliki keterbatasan mobilitas.

Keempat puluh empat escalator pertama telah dipasang di area utama Mina, termasuk jalur utama menuju tenda Arafah, Muzdalifah, serta area dekat Masjidil Haram. Sisanya, sebanyak tiga puluh tiga unit, ditempatkan di zona transisi kritis yang selama ini menjadi titik kemacetan, seperti pintu masuk area Sa’i, jalur penjemputan transportasi massal, dan area persiapan wukuf. Semua unit dilengkapi dengan sistem kontrol otomatis yang dapat menyesuaikan kecepatan sesuai arus manusia, sehingga mengurangi risiko penumpukan.

Bacaan Lainnya

Fokus utama proyek adalah mempermudah pergerakan jemaah haji yang berusia lanjut. Menurut data Kementerian Haji, lebih dari 30% peserta haji pada tahun-tahun sebelumnya mengeluhkan kesulitan berjalan jauh di medan berbukit Mina. Dengan adanya escalator, jarak tempuh yang biasanya memakan waktu 15‑20 menit dapat dipersingkat menjadi kurang dari 5 menit, memberikan ruang napas lebih bagi mereka yang membutuhkan istirahat lebih sering.

Secara teknis, setiap escalator dirancang dengan kapasitas beban maksimal 1.200 kilogram, cukup untuk menampung 80‑90 orang sekaligus. Sistem keselamatan meliputi sensor deteksi beban berlebih, pemutus listrik otomatis ketika terjadi kegagalan mekanik, serta lampu peringatan visual dan audio yang memberi tahu pengguna tentang kondisi operasional. Semua unit telah melewati uji standar internasional IEC 60204‑1 dan memperoleh sertifikasi dari otoritas keselamatan Saudi.

Manfaat yang diharapkan tidak hanya terbatas pada peningkatan kenyamanan. Pemerintah mengestimasi bahwa penambahan escalator dapat menurunkan tingkat kecelakaan di jalur pejalan kaki hingga 40 persen, serta mengurangi waktu antrean di area kritis sebesar 25‑30 persen. Dampak positif tersebut diyakini akan meningkatkan efisiensi operasional tim logistik haji, sehingga sumber daya dapat dialokasikan lebih optimal untuk pelayanan kesehatan, keamanan, dan kebersihan.

Dalam pernyataannya, Menteri Haji dan Umrah Saudi, Dr. Ahmad Al‑Shuqairi, menegaskan bahwa proyek ini adalah “wujud komitmen berkelanjutan Saudi Arabia dalam menyediakan fasilitas ibadah yang layak dan modern bagi umat Muslim seluruh dunia.” Ia menambahkan bahwa instalasi escalator ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang yang mencakup pengembangan jaringan transportasi publik, sistem penunjang digital, dan peningkatan layanan kesehatan di sekitar Tanah Suci.

  • Pengurangan jarak tempuh rata-rata dari 2,5 km menjadi 0,6 km.
  • Penurunan waktu tunggu di titik masuk utama sebesar 20 menit per orang.
  • Kapabilitas menampung tambahan 5.000 jemaah per hari selama puncak ibadah.
  • Pengurangan risiko kelelahan dan cedera pada jemaah lansia.

Jika dibandingkan dengan pelaksanaan haji pada tahun 2022, ketika hanya 18 unit lift dan tidak ada escalator yang beroperasi di Mina, peningkatan infrastruktur ini menunjukkan lonjakan investasi sebesar lebih dari 150 juta dolar AS. Selain itu, penggunaan teknologi energi terbarukan pada motor escalator—menggunakan panel surya yang dipasang di atap tenda—menjadikannya lebih ramah lingkungan.

Secara keseluruhan, penambahan 74 unit escalator di Mina tidak hanya menjadi simbol kemajuan teknologi, melainkan juga cerminan kepedulian terhadap kesejahteraan jemaah. Diharapkan, pada pelaksanaan haji 2026, ribuan jemaah akan merasakan manfaat langsung dari inovasi ini, menjadikan perjalanan ibadah mereka lebih ringan, aman, dan penuh khidmat.

Pos terkait