Menghilang dari Publik, Kim Jong-un Sakit Parah?

123berita.com – Desas-desus soal kabar Kim Jong-un terus mencuat. Seorang pejabat Korea Selatan membantah jika Pemimpin Korea Utara itu tengah sakit parah pascaoperasi jantung. Ini bukan rumor kali pertama tentang kesehatannya yang memicu banyak spekulasi.

Melansir BBC News, Selasa (21/04/2020), Kim Jong-un baru-baru ini melewatkan perayaan ulang tahun kakeknya, Kim Il Sung pada 15 April 2020. Padahal, momen tersebut sejatinya merupakan salah satu acara terbesar tahun ini, menandai kelahiran pendiri negara.

Sebelumnya, Kim Jong-un tak pernah absen dari acara peringatan hari kelahiran kakeknya. Adapun kali ini, sangat tidak mungkin jika ia memilih untuk tidak muncul ke hadapan publik. Tak bisa dimungkiri, ketidakhadirannya telah memicu spekulasi dan rumor di kalangan internasional.

Kim Jong-un kali terakhir muncul di media pemerintah pada 12 April lalu “melakukan inspeksi pesawat ” dalam selebaran yang tidak bertanggal. Seperti biasa, foto-foto yang dipublikasikan menunjukkan dirinya dalam situasi santai dan nyaman. Sehari sebelumnya, Kim Jong-un terlihat memimpin rapat politik penting.

Media pemerintah juga tidak menyebutkan kehadirannya pada uji coba rudal yang dilaporkan pekan lalu. Padahal, Kim Jong-un biasanya hadir dalam momen tersebut.

Klaim tentang memburuknya kesehatan Kim Jong-un muncul dalam sebuah laporan situs web yang dikelola para pembelot Korea Utara pada Selasa. Kepada Daily NK

, seorang sumber yang tak disebutkan namanya mengungkap Kim Jong-un tengah berjuang dengan gangguan kardiovaskular sejak Agustus lalu.

“Kondisinya memburuk setelah beberapa kunjungan ke Gunung Paektu,” kata sumber tersebut.

Beberapa media di AS menyebut pemimpin Korea Utara itu dalam kondisi kritis pascaoperasi jantung. Namun, pemerintah Korea Selatan dan sumber-sumber intelijen Tiongkok menyatakan kepada kantor berita Reuters bahwa kabar itu tidak benar.

Absennya Kim Jong-Un dari publik ini bukanlah kejadian pertama. Sebelumnya, pada 2014 lalu Kim juga menghilang selama 40 hari dari awal September. Praktis, hal itu memicu banyak spekulasi, termasuk bahwa dia telah digulingkan dalam kudeta oleh lawan politiknya.

Tak berselang lama, Kim Jong-Un muncul kembali berfoto dengan tongkat. Media pemerintah kala itu mengabarkan Kim tengah dalam kondisi fisik yang tidak nyaman, namun membantah rumor bahwa dia menderita encok. (and)

author
Journalist & Content Writer