Mengenal 8 Cucu Ratu Elizabeth II: Dari Pangeran William Hingga Anak Terkecil yang Jarang Muncul

Mengenal 8 Cucu Ratu Elizabeth II: Dari Pangeran William Hingga Anak Terkecil yang Jarang Muncul
Mengenal 8 Cucu Ratu Elizabeth II: Dari Pangeran William Hingga Anak Terkecil yang Jarang Muncul

123Berita – 06 April 2026 | Ratu Elizabeth II tidak hanya dikenal sebagai pemimpin monarki terlama dalam sejarah Inggris, tetapi juga sebagai nenek yang memiliki delapan cucu yang menempati posisi strategis dalam keluarga kerajaan. Masing‑masing generasi penerus ini memiliki latar belakang, peran, dan gaya hidup yang beragam, mulai dari pangeran yang sering menjadi sorotan publik hingga anak‑anak yang lebih memilih menjaga privasi. Artikel ini mengupas profil lengkap kedelapan cucu Ratu Elizabeth II, menelusuri jejak pendidikan, pernikahan, serta kontribusi mereka dalam institusi monarki modern.

1. Pangeran William, Duke of Cambridge

Bacaan Lainnya

Lahir pada 21 Juni 1982, Pangeran William adalah anak sulung Pangeran Charles dan Putri Diana. Sebagai pewaris kedua takhta, William menempati peran penting dalam modernisasi monarki. Ia menempuh pendidikan di Eton College, kemudian melanjutkan studi di St. Andrews University, Skotlandia, tempat ia bertemu dengan istri sekaligus pasangan hidupnya, Catherine Middleton. Setelah menamatkan pelatihan militer di Royal Air Force, William melanjutkan karier sebagai pilot helikopter penyelamat. Pernikahannya dengan Catherine pada 29 April 2011 menghasilkan tiga orang anak: Pangeran George, Putri Charlotte, dan Pangeran Louis. William dan Catherine aktif dalam berbagai inisiatif sosial, termasuk kampanye kesehatan mental, pelestarian lingkungan, dan dukungan bagi veteran perang.

2. Pangeran Harry, Duke of Sussex

Lahir pada 15 September 1984, Pangeran Harry adalah anak bungsu Pangeran Charles dan Putri Diana. Seperti kakaknya, Harry menempuh pendidikan di Eton dan Royal Military Academy Sandhurst, serta bertugas di Angkatan Darat Inggris. Ia dikenal luas karena peran aktifnya dalam misi militer di Afganistan. Pada 2018, Harry menikah dengan Meghan Markle, mantan aktris Amerika, dan keduanya dikaruniai seorang putra, Archie, serta seorang putri, Lilibet. Pada 2020, pasangan ini mengumumkan keputusan untuk mundur dari tugas resmi kerajaan, memfokuskan diri pada proyek filantropi dan media melalui Archewell Foundation.

3. Peter Phillips

Peter Mark Andrew Phillips, lahir pada 15 November 1977, adalah putra pertama Putri Anne dan Mark Phillips. Meskipun tidak memegang gelar kerajaan, Peter menjadi figur publik yang cukup dikenal lewat karier di dunia pemasaran dan event. Ia menyelesaikan pendidikan di Gordonstoun School, kemudian memperoleh gelar sarjana dalam bidang olahraga di University of Exeter. Pada 2008, Peter menikah dengan Autumn Kelly, seorang mantan eksekutif media; pernikahan tersebut menghasilkan dua anak perempuan, Savannah dan Isla. Pada 2020, pasangan ini mengumumkan perpisahan, namun tetap berkomitmen menjaga hubungan baik demi anak-anak.

4. Zara Tindall (née Phillips)

Lahir pada 15 Mei 1981, Zara merupakan putri kedua Putri Anne. Sejak muda, Zara menonjol dalam dunia berkuda, bahkan pernah menjadi anggota tim berkuda Inggris pada Olimpiade 2012 di London. Ia menempuh pendidikan di Heathfield School, serta melanjutkan studi di University of St. Andrews, tempat ia bertemu dengan suaminya, Mike Tindall, seorang pemain rugby internasional. Pasangan ini memiliki tiga anak: Mia, Lena, dan Lucas. Zara tetap aktif dalam kegiatan amal, terutama yang berkaitan dengan olahraga, kepedulian terhadap anak-anak, dan konservasi alam.

5. Putri Beatrice

Putri Beatrice Elizabeth Mary, lahir pada 8 Agustus 1988, adalah anak sulung Pangeran Andrew dan Sarah Ferguson. Sebagai anggota terdekat garis suksesi, Beatrice menempuh pendidikan di St. George’s School, Ascot, dan kemudian melanjutkan studi di Goldsmiths, University of London, dengan jurusan sejarah seni. Pada 12 Oktober 2020, ia menikah dengan Edoardo Mapelli Mozzi, seorang pengusaha properti asal Italia. Pada Juli 2021, pasangan ini dikaruniai putri pertama, Sienna, yang menjadi cucu pertama Ratu Elizabeth II yang lahir setelah kematian sang Ratu. Beatrice aktif dalam organisasi kemanusiaan, termasuk kerja sama dengan UNICEF dan badan amal kesehatan.

6. Putri Eugenie

Lahir pada 23 Maret 1990, Putri Eugenie adalah putri kedua Pangeran Andrew dan Sarah Ferguson. Ia menempuh pendidikan di St. George’s School, Ascot, serta melanjutkan studi di University of Edinburgh, jurusan sejarah seni. Pada 12 Oktober 2018, Eugenie menikah dengan Jack Brooksbank, seorang pengusaha hotel. Pasangan ini memiliki dua anak, August (lahir 2021) dan Louis (lahir 2021). Eugenie terlibat dalam berbagai kegiatan amal, terutama yang berfokus pada kesehatan mental, seni, dan hak anak.

7. Lady Louise Windsor

Lahir pada 8 November 2003, Lady Louise adalah putri pertama Pangeran Edward dan Sophie, Countess of Wessex. Meskipun tidak berada di jalur suksesi utama, Louise telah muncul dalam sejumlah acara publik bersama orang tuanya. Ia menempuh pendidikan di St. George’s School, Windsor, dan kemudian melanjutkan ke St. Mary’s School, Ascot. Pada usia remaja, Louise menunjukkan minat pada seni pertunjukan dan musik, sering kali berpartisipasi dalam produksi teater sekolah. Kehadirannya di publik biasanya bersifat terbatas, menyesuaikan dengan keinginan keluarga untuk melindungi privasinya.

8. James, Viscount Severn

James Alexander Philip Theo, lahir pada 17 Desember 2007, adalah anak kedua Pangeran Edward dan Sophie. Sebagai cucu termuda Ratu Elizabeth II, James masih berada dalam fase pendidikan dasar dan menengah. Ia belajar di St. George’s School, Windsor, serta menunjukkan ketertarikan pada olahraga, terutama sepak bola dan bersepeda. Meskipun masih muda, James sudah sesekali muncul dalam foto resmi keluarga kerajaan, misalnya saat perayaan ulang tahun Ratu atau acara kenegaraan.

Kedelapan cucu ini tidak hanya mewakili generasi baru monarki Inggris, tetapi juga mencerminkan keberagaman peran—dari tugas resmi hingga kehidupan pribadi yang lebih tertutup. Sementara William dan Harry berada di garis suksesi utama, saudara‑saudaranya menempati posisi yang lebih fleksibel, memungkinkan mereka mengejar karier dan minat di luar istana. Keberadaan mereka membantu menyeimbangkan tradisi lama dengan perubahan sosial yang semakin dinamis, menjadikan keluarga kerajaan tetap relevan di mata publik global.

Secara keseluruhan, profil masing‑masing cucu Ratu Elizabeth II menunjukkan bagaimana monarki beradaptasi dengan tantangan zaman: memadukan tanggung jawab publik, kegiatan filantropi, dan keinginan pribadi akan privasi. Dengan generasi baru yang lebih terbuka pada isu‑isu kontemporer seperti kesehatan mental, perubahan iklim, dan inklusivitas, masa depan institusi kerajaan Inggris tampaknya berada di tangan para pewaris yang siap menggabungkan warisan sejarah dengan inovasi modern.

Pos terkait