123Berita – 05 April 2026 | Manchester City melesat ke putaran semifinal Piala FA 2025/2026 setelah menumbangkan Liverpool dengan skor telak 4‑0 pada pertandingan yang digelar di Etihad Stadium, Manchester. Kemenangan ini tidak hanya menambah koleksi trofi bagi sang juara liga, tetapi juga menegaskan kembali dominasi mereka di kompetisi domestik Inggris. Penampilan gemilang Erling Haaland, yang berhasil mencetak hat‑trick, menjadi sorotan utama, sementara gol‑gol tambahan dari Phil Foden, Jack Grealish, dan Bernardo Silva menambah margin keunggulan.
Sejak peluit awal dibunyikan, City mengatur tempo permainan dengan menyerang secara terorganisir. Tekanan tinggi yang diterapkan pada lini belakang Liverpool memaksa mereka melakukan kesalahan, membuka celah bagi pemain-pemain City untuk menembus zona pertahanan lawan. Pada menit ke‑12, Haaland membuka keunggulan setelah menerima umpan pendek dari Kevin De Bruyne di sisi kanan kotak penalti, lalu menundukkan bola ke sudut jauh kiri gawang. Gol pertama ini memicu gelombang semangat di antara para pendukung City.
Tak butuh waktu lama, City menambah selisih pada menit ke‑28. Foden, yang tampil lincah di tengah lapangan, berhasil memanfaatkan ruang di antara bek Liverpool. Ia melepaskan tembakan keras ke sudut atas kanan, melesat melewati kiper Alisson Becker. Gol kedua itu menguatkan kontrol City atas pertandingan, sementara Liverpool masih berjuang mencari celah untuk menyerang balik.
Gol ketiga datang pada babak pertama menjelang jeda istirahat. Haaland kembali menampilkan insting pematangannya yang mematikan; ia berhasil menembus area penalti setelah menerima umpan silang dari Riyad Mahrez, kemudian mengeksekusi sundulan yang tak dapat dijangkau oleh Alisson. Pada menit ke‑45, Jack Grealish menutup babak pertama dengan gol balasan setelah menerima umpan pendek dari Bernardo Silva, memotong bola ke sudut kanan gawang dan mengamankan keunggulan tiga gol menjelang babak istirahat.
Babak kedua dimulai dengan Liverpool yang tampak tertekan. City, yang tetap mempertahankan tekanan, menambah satu gol lagi pada menit ke‑67 lewat gol kelima Haaland, menjadikannya hat‑trick dalam satu laga. Haaland menerima umpan terobosan dari De Bruyne, meloloskan diri dari bek, dan menutup dengan tendangan keras yang menancap di sudut kiri atas gawang. Gol kelima ini menegaskan keunggulan mental dan teknis City atas Liverpool yang kini berada di posisi 0‑4.
Berikut rangkuman gol pada pertandingan tersebut:
- 12′ – Erling Haaland (Manchester City) – Tendangan dalam kotak penalti setelah umpan De Bruyne.
- 28′ – Phil Foden (Manchester City) – Tembakan keras ke sudut atas kanan.
- 45′ – Erling Haaland (Manchester City) – Sundulan setelah umpan silang Mahrez.
- 45+2′ – Jack Grealish (Manchester City) – Penetrasi singkat dan tembakan ke sudut kanan.
- 67′ – Erling Haaland (Manchester City) – Hat‑trick, tendangan kuat ke sudut kiri atas.
Kemenangan 4‑0 ini membawa City ke babak semifinal Piala FA, di mana mereka akan bertemu dengan lawan yang masih menunggu hasil pertandingan kuarter final lainnya. Bagi Liverpool, kekalahan ini menjadi pukulan keras menjelang akhir musim, menambah tekanan pada manajer Jürgen Klopp untuk memperbaiki performa tim di kompetisi liga dan Eropa.
Secara statistik, City menguasai 64% penguasaan bola, mencatat 18 tembakan (12 di antaranya mengarah ke gawang) dan 5 tembakan tepat sasaran. Liverpool, di sisi lain, hanya mampu menghasilkan 8 tembakan dengan 2 tepat sasaran. Statistik ini mencerminkan dominasi City dalam hal serangan, transisi cepat, dan pertahanan yang solid.
Manajer Pep Guardiola menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan hasil kerja keras dan konsistensi taktik tim. “Kami menyiapkan pertandingan ini dengan fokus pada pressing tinggi dan pergerakan bola cepat. Erling menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang kelas dunia, dan seluruh skuad berkontribusi untuk hasil positif ini,” ujar Guardiola dalam konferensi pers pasca laga.
Sementara itu, Jürgen Klopp mengakui bahwa timnya belum menemukan ritme yang tepat. “Kami harus memperbaiki banyak hal, terutama dalam mengatasi tekanan tinggi. Kami tetap berkomitmen untuk bangkit dan memperbaiki performa di kompetisi selanjutnya,” kata Klopp.
Dengan kemenangan ini, Manchester City menambah satu langkah lagi menuju kemungkinan mengamankan trofi Piala FA sekaligus menegaskan ambisinya untuk melengkapi koleksi trofi domestik bersama Liga Premier. Jika mereka berhasil melaju hingga final, City dapat menutup musim dengan gelar ganda, sebuah prestasi yang semakin memperkuat posisi mereka sebagai tim paling dominan di Inggris pada era modern.
Secara keseluruhan, pertandingan tersebut menjadi bukti nyata kekuatan taktis Pep Guardiola, efektivitas lini serang Haaland, serta konsistensi Manchester City dalam mengendalikan laga penting. Bagi para pendukung City, kemenangan 4‑0 atas Liverpool menjadi bahan kebanggaan dan harapan besar menjelang fase semifinal yang semakin menantang.



