Liverpool Target FA Cup Glory as Farewell Gift for Salah

Liverpool Target FA Cup Glory as Farewell Gift for Salah
Liverpool Target FA Cup Glory as Farewell Gift for Salah

123Berita – 04 April 2026 | Liverpool bersiap menantang Manchester City pada perempat final Piala FA yang dijadwalkan Sabtu, 4 April, di Etihad Stadium. Pertandingan ini menjadi peluang penting bagi The Reds untuk melaju ke semifinal dan menambah koleksi trofi, sekaligus memberikan hadiah perpisahan yang istimewa bagi Mohamed Salah yang telah mengumumkan kepindahannya menjelang akhir musim.

Salah, yang telah menjadi ikon serangan Liverpool selama enam tahun terakhir, mencatat lebih dari seratus gol dalam seragam merah. Kepergiannya ke klub lain menandai akhir era yang penuh prestasi, termasuk gelar Liga Champions 2019, dua trofi Piala Liga, dan satu gelar Liga Premier. Pemain asal Mesir itu kini mengincar satu penghargaan lagi untuk menutup kariernya di Anfield dengan catatan gemilang.

Bacaan Lainnya

Manajer baru Liverpool, Arne Slot, menegaskan kesiapan Salah secara fisik. “Dia fit, ia berlatih bersama kami kemarin, hari ini, dan akan tersedia untuk pertandingan besok,” ujar Slot dalam konferensi pers resmi klub. Slot menambahkan bahwa menambah satu lagi trofi sebelum kepindahan Salah akan menjadi hadiah perpisahan yang tepat, mengingat kontribusi sang penyerang dalam mencetak gol, memberikan assist, serta dampak tak terukur pada tim.

Perjalanan Liverpool di Piala FA musim ini dimulai dengan kemenangan meyakinkan melawan lawan-lawan di babak awal, menampilkan serangan yang tajam dan pertahanan yang solid. Di babak ketiga, mereka menyingkirkan tim Premier League lain dengan skor tipis, memperlihatkan kemampuan mengatasi tekanan. Keberhasilan tersebut menumbuhkan kepercayaan diri, namun tantangan melawan Manchester City diprediksi jauh lebih berat.

Di sisi lain, Manchester City menargetkan rekor sejarah delapan semifinal beruntun di kompetisi ini. Tim asuhan Pep Guardiola telah menunjukkan konsistensi luar biasa di ajang domestik, dengan skuad yang dipenuhi pemain kelas dunia. Bagi City, melaju ke final Piala FA menjadi bagian dari agenda menambah koleksi trofi di musim yang sudah dipenuhi gelar Liga Premier.

Dari sudut taktik, Liverpool kemungkinan akan mengandalkan formasi 4-3-3 dengan Salah menempati posisi penyerang kiri, didukung oleh Luis Díaz dan Darwin Núñez. Slot diperkirakan menekankan pressing tinggi dan transisi cepat, memanfaatkan kecepatan Salah untuk menyerang ruang di belakang pertahanan City. Sementara City diprediksi menurunkan formasi 4-2-3-1, mengandalkan Kevin De Bruyne sebagai penggerak serangan dan Riyad Mahrez atau Phil Foden sebagai sayap yang dapat memotong masuk ke daerah kotak penalti.

Aspek emosional menjadi sorotan utama bagi para pendukung Anfield. Bagi banyak suporter, melihat Salah mengangkat trofi FA Cup di menit terakhir karirnya bersama Liverpool akan menjadi momen yang tak terlupakan. Sejarah mencatat bahwa pemain-pemain legendaris klub seperti Steven Gerrard, Ian Rush, atau Kenny Dalglish meninggalkan jejak yang abadi setelah menambah koleksi trofi. Jika Salah berhasil menambah satu lagi, ia akan bergabung dalam kelompok eksklusif tersebut.

Kemenangan atas Manchester City tidak hanya akan memberi kepuasan pribadi bagi Salah, tetapi juga memperkuat posisi Liverpool dalam persaingan domestik. Trofi FA Cup dapat menjadi penyeimbang moral dalam pertempuran di Liga Premier, dimana Liverpool masih berjuang menembus posisi empat besar. Selain itu, pencapaian tersebut dapat meningkatkan semangat tim menjelang pertandingan-pertandingan krusial di akhir musim.

Dengan kedua tim menyiapkan skuad terbaik dan mengedepankan motivasi tinggi, pertemuan di Etihad diprediksi akan berlangsung sengit hingga peluit akhir. Bagi Liverpool, ini bukan sekadar pertandingan biasa; ia adalah kesempatan terakhir untuk mengukir sejarah bersama Salah sebelum sang bintang mengucapkan selamat tinggal pada Anfield.

Pos terkait