Literasi Siswa SMA/SMK: Mengapa Kemampuan Membaca dan Menulis Menurun?

Literasi Siswa SMA/SMK: Mengapa Kemampuan Membaca dan Menulis Menurun?
Literasi Siswa SMA/SMK: Mengapa Kemampuan Membaca dan Menulis Menurun?

123Berita – 05 Juli 2026 | Kemampuan literasi siswa di jenjang SMA/SMK tercatat lebih rendah dibandingkan siswa SD–SMP. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang kualitas pendidikan di Indonesia. Menurut Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kemampuan literasi yang rendah ini disebabkan oleh minimnya fondasi yang dibangun sejak dini.

Pakar pendidikan menyatakan bahwa fondasi literasi yang kuat harus dibangun sejak usia dini, yaitu di jenjang SD. Mereka menekankan bahwa kemampuan membaca dan menulis yang baik sangat penting untuk kesuksesan di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Bacaan Lainnya

Beberapa faktor yang menyebabkan kemampuan literasi siswa menurun di SMA/SMK antara lain kurangnya minat baca, kurangnya praktik menulis, dan kurangnya penggunaan teknologi untuk mendukung pembelajaran literasi. Selain itu, kurikulum yang terlalu padat dan tidak memadai juga dapat menyebabkan siswa kekurangan waktu untuk mengembangkan kemampuan literasi mereka.

Untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa, sekolah dan pemerintah perlu bekerja sama untuk mengembangkan program literasi yang efektif. Program ini dapat meliputi pengembangan perpustakaan sekolah, pelatihan guru, dan penggunaan teknologi untuk mendukung pembelajaran literasi.

Dalam jangka panjang, peningkatan kemampuan literasi siswa dapat memiliki dampak yang signifikan pada kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan kemampuan literasi yang baik, siswa dapat memiliki akses yang lebih baik ke informasi, dapat berpikir kritis, dan dapat mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk sukses di abad ke-21.

Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya yang serius untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa di SMA/SMK. Dengan demikian, diharapkan kualitas pendidikan di Indonesia dapat ditingkatkan dan siswa dapat memiliki kemampuan yang lebih baik untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Pos terkait