Kemensos Serahkan Bantuan ATENSI Rp129 Juta di Hari Kartini, Dukung 47 Penerima di Rembang

Kemensos Serahkan Bantuan ATENSI Rp129 Juta di Hari Kartini, Dukung 47 Penerima di Rembang
Kemensos Serahkan Bantuan ATENSI Rp129 Juta di Hari Kartini, Dukung 47 Penerima di Rembang

123Berita – 24 April 2026 | Rembang, Jawa Tengah – Pada peringatan Hari Kartini, Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar serah terima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai Rp129 juta kepada 47 penerima manfaat yang berada di wilayah Rembang. Acara yang berlangsung di Komplek Pend… menandai komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat rentan sekaligus menghormati warisan perjuangan Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak.

Program ATENSI dirancang sebagai bentuk bantuan sosial yang bersifat jangka panjang, berfokus pada rehabilitasi ekonomi dan sosial bagi keluarga yang mengalami kesulitan finansial, disabilitas, atau kondisi khusus lainnya. Dalam sesi penyerahan, Menteri Sosial menekankan bahwa bantuan ini tidak hanya berupa uang tunai, melainkan juga termasuk pelatihan keterampilan, pendampingan psikososial, dan akses ke layanan kesehatan dasar.

Bacaan Lainnya

Berikut rangkuman data utama dari penyerahan bantuan ATENSI di Rembang:

  • Jumlah total bantuan: Rp129.000.000
  • Jumlah penerima manfaat: 47 keluarga
  • Jenis bantuan: uang tunai, paket kebutuhan pokok, pelatihan keterampilan, dan layanan pendampingan
  • Lokasi penyerahan: Komplek Pend… Rembang

Para penerima manfaat terdiri dari keluarga yang terdampak pandemi COVID-19, penyandang disabilitas, serta rumah tangga miskin yang berada di daerah pedesaan. Salah satu penerima, Ibu Siti Nurhaliza, 42 tahun, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada Kemensos. Bantuan ATEN… membantu kami menutup kebutuhan harian dan memberikan harapan baru untuk masa depan anak‑anak kami,” ungkapnya.

Menteri Sosial menambahkan, penyerahan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kemensos untuk menyalurkan bantuan tepat sasaran, terutama pada momen-momen penting seperti Hari Kartini yang mengingatkan pada pentingnya pemberdayaan perempuan. “Hari Kartini bukan sekadar peringatan, tetapi momentum untuk menegakkan nilai‑nilai keadilan sosial. Bantuan ATENSI di Rembang adalah wujud nyata komitmen kami untuk mengurangi kesenjangan dan memperkuat jaringan perlindungan sosial,” ujarnya.

Program ATENSI sendiri diluncurkan pada awal tahun 2023 sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan sosial di daerah‑daerah terpencil. Fokus utama program meliputi:

  1. Pemberian bantuan finansial langsung untuk menutupi kebutuhan dasar.
  2. Penyediaan pelatihan keterampilan kerja bagi anggota keluarga, seperti menjahit, pertanian organik, dan kerajinan tangan.
  3. Pendampingan psikologis bagi mereka yang mengalami trauma atau stres akibat kondisi ekonomi yang tidak menentu.
  4. Akses ke layanan kesehatan dasar, termasuk pemeriksaan rutin dan penyuluhan gizi.

Pelaksanaan bantuan di Rembang melibatkan kerjasama antara dinas sosial setempat, tokoh masyarakat, serta lembaga swadaya masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan perempuan. Koordinasi ini memastikan bahwa bantuan dapat disalurkan dengan efisien dan tepat sasaran.

Data resmi menunjukkan bahwa sejak peluncuran program, lebih dari 1.200 keluarga di Jawa Tengah telah menerima manfaat ATENSI, dengan total nilai bantuan mencapai lebih dari Rp3,2 miliar. Statistik ini mencerminkan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga, khususnya di wilayah pedesaan yang selama ini terpinggirkan.

Di sisi lain, tantangan tetap ada. Pemerintah masih harus mengatasi kendala logistik, terutama dalam menjangkau daerah‑daerah yang sulit diakses, serta memastikan keberlanjutan program setelah fase awal penyaluran dana selesai. Upaya kolaboratif antara pemerintah pusat, daerah, serta sektor swasta dan komunitas lokal menjadi kunci untuk mengatasi hambatan tersebut.

Sejalan dengan semangat Kartini yang menekankan pada pendidikan dan kemandirian, Kemensos berencana memperluas program ATENSI dengan menambahkan modul pelatihan digital bagi perempuan, sehingga mereka dapat mengakses peluang kerja daring dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Penyerahan bantuan pada Hari Kartini ini diharapkan tidak hanya memberikan bantuan material, tetapi juga menumbuhkan rasa harapan dan motivasi bagi masyarakat Rembang untuk terus berusaha meningkatkan kualitas hidup mereka. Dengan dukungan berkelanjutan, diharapkan angka kemiskinan di wilayah ini dapat berkurang secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang.

Kesimpulannya, pelaksanaan Bantuan ATENSI di Rembang pada momen Hari Kartini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat jaringan perlindungan sosial, memberdayakan keluarga rentan, dan menghormati nilai‑nilai keadilan yang diusung oleh pahlawan nasional Kartini.

Pos terkait