123Berita – 05 April 2026 | Real Madrid mengalami pukulan telak pada laga lanjutan La Liga ketika tim tamu Mallorca berhasil membalikkan keadaan di menit-menit tambahan. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Son Moix itu semula tampak menguntungkan bagi Los Blancos, namun sebuah gol di injury time mengubah seluruh skenario, meninggalkan suporter Real Madrid dalam keheranan.
Awal pertandingan menunjukkan dominasi penguasaan bola oleh Real Madrid. Karim Benzema dan Vinícius Júnior aktif menciptakan peluang, sementara Luka Modrić mengatur ritme serangan dari lini tengah. Namun, pertahanan Mallorca yang disiplin berhasil menahan tekanan, memaksa Madrid untuk berulang kali menembus zona pertahanan yang rapat.
Menjelang jeda pertama, Real Madrid hampir memecah kebuntuan melalui sebuah tendangan bebas yang dieksekusi oleh Toni Kroos, namun bola meleset tipis melewati tiang gawang. Sementara itu, Mallorca menyiapkan serangan balik cepat yang berujung pada peluang pertama mereka, namun penjaga gawang Thibaut Courtois melakukan penyelamatan gemilang yang mengamankan kedudukan imbang pada babak pertama.
Masuk ke babak kedua, intensitas permainan meningkat. Real Madrid memperkenalkan taktik menekan tinggi, tetapi Mallorca tetap menahan serangan dengan formasi bertahan yang terorganisir. Pada menit ke-78, Benzema berhasil menempatkan bola di kotak penalti, namun serangan itu berakhir dengan tendangan ke tiang, menambah ketegangan di antara kedua belah pihak.
- 78′ – Benzema hampir mencetak, bola menabrak tiang.
- 85′ – Mallorca menukar posisi pemain bertahan untuk menutup ruang.
- 90+2′ – Gol pembeda dari Mallorca.
Puncak drama terjadi pada tambahan waktu pertama (90+2 menit). Dengan tekanan yang terus meningkat, Mallorca memanfaatkan sebuah umpan silang dari winger mereka, yang kemudian diikuti oleh striker utama, Lasse Schöne, yang menempatkan bola dengan tepat ke sudut bawah gawang Courtois. Gol tersebut menjadikan skor akhir 1-0 untuk Mallorca, menandai kemenangan mengejutkan atas Real Madrid.
Reaksi di lapangan setelah peluit akhir sangat beragam. Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, mengakui bahwa timnya belum mampu menutup ruang secara konsisten dan menyatakan perlunya evaluasi taktik. Sementara itu, pelatih Mallorca, Luis García, memuji mentalitas timnya yang tak kenal menyerah dan menekankan pentingnya memanfaatkan setiap peluang, terutama pada menit-menit krusial.
Kekalahan ini menimbulkan konsekuensi penting bagi klasemen La Liga. Real Madrid yang sebelumnya berada di posisi empat terpaksa turun satu posisi, sedangkan Mallorca naik ke peringkat menengah atas, memperkuat peluang mereka untuk bersaing dalam kompetisi domestik. Pertandingan ini juga menjadi peringatan bagi tim-tim papan atas bahwa tidak ada lawan yang bisa diremehkan, terutama ketika pertandingan memasuki fase akhir yang penuh tekanan.
Secara keseluruhan, drama di menit akhir menegaskan betapa tak terduga sepak bola profesional, di mana satu momen dapat mengubah seluruh narasi pertandingan. Real Madrid kini harus kembali ke meja perencanaan untuk memperbaiki kelemahan defensif dan meningkatkan konsistensi dalam mengelola tempo permainan, sementara Mallorca dapat menikmati momentum positif yang dapat menjadi katalis bagi performa mereka ke depan.