123Berita – 06 April 2026 | Belitung, 20–25 April 2026 – Kabupaten Belitung bersiap mengukuhkan dirinya sebagai destinasi sports tourism unggulan melalui penyelenggaraan Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Danlanud H. AS Hanandjoeddin. Ajang bergengsi ini tidak hanya menampilkan kompetisi tinju kelas nasional, melainkan juga mengangkat tradisi lokal Beripat Beregong serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui festival UMKM.
Komandan Lanud H. AS Hanandjoeddin, Letkol Pnb Made Yogi Indra Prabhowo, S.Sos., M.Han, bertindak sebagai pembina kejuaraan. Ia menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud sinergi nyata antara TNI Angkatan Udara, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Menurutnya, semangat petarung Belitung berakar dari seni pertunjukan bela diri tradisional Beripat Beregong, yang kini dibawa ke panggung nasional sebagai simbol keberanian dan sportivitas.
Panitia menargetkan partisipasi antara 200 hingga 300 petinju dari seluruh Indonesia, yang akan bersaing di sembilan kelas putra dan enam kelas putri. Total hadiah mencapai ratusan juta rupiah serta Piala Bergilir Danlanud H. AS Hanandjoeddin, menjadikan kompetisi ini sebagai barometer baru bagi level amatir di tanah air. Sebagai langkah pra‑event, pada 19 April 2026 diadakan Kids Boxing Camp, sebuah program inspiratif untuk menumbuhkan bibit muda dalam dunia tinju.
Beberapa tokoh ternama dunia tinju nasional memberikan dukungan penuh. Ongen Saknosiwi, pemegang Sabuk WBA Asia, memuji fasilitas yang setara dengan PON dan SEA Games, serta menilai acara ini krusial bagi pembentukan generasi juara baru. Sementara itu, Alfianita Kartika Manopo, peraih medali perunggu SEA Games 2025, menyoroti pentingnya kesetaraan gender dengan menegaskan bahwa perempuan memiliki ruang yang sama untuk bersinar di ajang bergengsi ini.
- 9 kelas putra (berat ringan hingga berat)
- 6 kelas putri (berat ringan hingga berat)
- Hadiah total ratusan juta rupiah
- Piala Bergilir Danlanud H. AS Hanandjoeddin
Di samping kompetisi utama, kejuaraan ini diiringi oleh Festival UMKM yang menampilkan lebih dari 30 pelaku usaha lokal. Bupati Belitung, Haji Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos., menekankan bahwa kegiatan ini menjadi platform strategis untuk memperkenalkan keunggulan produk daerah, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat melalui peningkatan kunjungan wisatawan.
Fasilitas logistik juga dijamin lengkap. Ketua Panitia, Kapten ADM Edi Isdianto, S.E, menyampaikan bahwa akomodasi, transportasi, dan perlengkapan bertanding disiapkan dengan standar tinggi. Ia menambahkan bahwa aksesibilitas menjadi prioritas, sehingga peserta dapat fokus pada performa tanpa khawatir tentang kebutuhan dasar.
Selama tiga hari, rangkaian acara hiburan meliputi Kompetisi Drum Band pada 22–24 April 2026, yang menambah warna budaya lokal pada agenda olahraga. Penutupan kejuaraan dijadwalkan pada 25 April 2026, dengan final tinju dan pengumuman pemenang sebagai puncak acara.
Secara keseluruhan, Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Belitung tidak hanya menjadi ajang kompetisi sportivitas, tetapi juga menjadi jembatan antara tradisi, pemberdayaan ekonomi, dan pengembangan atletik. Dengan dukungan pemerintah, militer, dan masyarakat, ajang ini diharapkan dapat menjadi model berkelanjutan bagi penyelenggaraan event serupa di masa depan.
Keberhasilan pelaksanaan kejuaraan ini akan menegaskan posisi Belitung sebagai tuan rumah kompetisi nasional berstandar internasional, sekaligus memperkuat identitas budaya melalui olahraga yang menginspirasi generasi mendatang.





