Juventus Targetkan Darwin Núñez dan Bernardo Silva di Bursa Transfer Musim Panas 2024

Juventus Targetkan Darwin Núñez dan Bernardo Silva di Bursa Transfer Musim Panas 2024
Juventus Targetkan Darwin Núñez dan Bernardo Silva di Bursa Transfer Musim Panas 2024

123Berita – 08 April 2026 | Juventus kembali menjadi sorotan utama dalam bursa transfer musim panas 2024 setelah muncul laporan yang menyebut klub raksasa Serie A tersebut menyiapkan dua nama besar: penyerang Uruguay, Darwin Núñez, dan gelandang Inggris, Bernardo Silva. Kedua pemain tersebut menjadi incaran utama Si Nyonya Tua yang tengah berusaha memperkuat lini serang dan lini tengah demi kembali bersaing di papan atas klasemen Italia serta kompetisi Eropa.

Darwin Núñez, yang kini mengusung jersey Liverpool, mencuri perhatian dengan catatan gol yang semakin konsisten sejak bergabung pada Januari 2022. Musim 2023/2024 menjadi musim terbaiknya di Liga Primer, mencetak 19 gol dalam 32 penampilan dan menambah 7 assist. Kecepatan, ketajaman dalam ruang gawang, serta kemampuan menembus pertahanan lawan menjadikannya pilihan ideal bagi Juventus yang membutuhkan striker berdaya serang tinggi setelah mengalami penurunan produktivitas dari pemain depan mereka. Menurut sumber internal klub, pihak Juventus menilai bahwa nilai pasar Núñez berada di kisaran €80‑90 juta, dengan kemungkinan tambahan bonus tergantung pencapaian performa. Jika kesepakatan tercapai, pemain berusia 24 tahun tersebut akan menandatangani kontrak selama lima tahun.

Bacaan Lainnya

Di sisi lain, Bernardo Silva, gelandang kreatif asal Portugal yang kini memperkuat Manchester United, menjadi target yang tidak kalah penting. Silva dikenal dengan kemampuan mengatur tempo permainan, visi yang tajam, serta kelincahan dalam menggiring bola di ruang sempit. Juventus mengincar Silva untuk menambah variasi serangan tengah serta memberikan opsi playmaker yang dapat berkolaborasi dengan pemain sayap dan penyerang utama. Nilai transfer Silva diperkirakan berada pada kisaran €60‑70 juta, dengan opsi penjualan kembali bila performa tidak sesuai ekspektasi. Kesepakatan kontrak diprediksi akan berlangsung selama empat tahun, memberikan stabilitas jangka panjang bagi lini tengah Juventus.

Selain Núñez dan Silva, Juventus juga menyusun daftar target tambahan yang mencakup pemain-pemain dengan profil berbeda. Daftar tersebut meliputi:

  • Victor Osimhen (Napoli) – penyerang cepat berdaya tembak tinggi.
  • Gabriel Martinelli (Arsenal) – winger muda dengan kecepatan dan kemampuan mencetak gol.
  • Josip Iličić (Marseille) – gelandang serba bisa yang dapat menambah kreativitas.
  • Leonardo Bonucci (Juventus) – mempertimbangkan kepindahan atau perpanjangan kontrak.

Situasi keuangan Juventus menjadi faktor penting dalam proses negosiasi. Setelah menjual beberapa pemain senior pada musim lalu, klub berhasil menurunkan beban gaji dan meningkatkan likuiditas. Namun, utang yang masih tersisa menuntut manajemen untuk melakukan investasi yang cermat. Oleh karena itu, Juventus berusaha menyeimbangkan antara biaya transfer dengan potensi penjualan pemain yang tidak lagi menjadi bagian inti tim. Penjualan potensial termasuk pemain seperti Paulo Dybala dan Federico Chiesa, yang dapat menambah dana untuk akuisisi target-target utama.

Reaksi dari klub asal pemain juga beragam. Liverpool belum secara resmi menolak penawaran, namun menegaskan bahwa Núñez tetap menjadi aset penting dalam rencana jangka panjang mereka. Sementara itu, Manchester United tampak terbuka untuk membicarakan penjualan Silva, mengingat tekanan untuk meningkatkan kreativitas di lini tengah setelah beberapa musim kurang memuaskan. Kedua klub diperkirakan akan menuntut klausul penjualan kembali (sell‑on clause) serta persentase tambahan jika pemain berkontribusi signifikan di kompetisi Eropa.

Para pengamat menilai bahwa langkah Juventus untuk mengincar pemain kelas dunia mencerminkan ambisi kuat untuk kembali menantang gelar Serie A dan UEFA Champions League. Jika kedua transfer berhasil, formasi yang diharapkan dapat bertransformasi menjadi 4‑3‑3 dengan Núñez sebagai ujung tombak, Silva sebagai gelandang serba guna, dan dukungan dari pemain sayap seperti Federico Chiesa atau Dusan Vlahovic yang dipertimbangkan kembali. Namun, tantangan utama tetap pada integrasi pemain baru ke dalam taktik Massimiliano Allegri serta menyesuaikan dinamika tim dalam kompetisi yang padat.

Dengan jendela transfer yang dibuka pada bulan Juli, Juventus diprediksi akan menggelar pertemuan intensif dengan perwakilan pemain, agen, serta klub asal. Proses ini diperkirakan akan berlangsung cepat mengingat kebutuhan akan kepastian skuad sebelum dimulainya pre‑season. Jika semua berjalan lancar, pengumuman resmi dapat terjadi pada pertengahan Agustus, tepat sebelum fase grup kompetisi domestik dimulai.

Kesimpulannya, Juventus menunjukkan tekad kuat untuk memperkuat lini serang dan tengah dengan menargetkan Darwin Núñez dan Bernardo Silva. Kedua pemain tersebut tidak hanya menawarkan kualitas individu yang tinggi, tetapi juga potensi untuk mengangkat performa tim secara keseluruhan. Keberhasilan dalam merekrut mereka akan sangat bergantung pada kemampuan klub dalam menyeimbangkan aspek keuangan, negosiasi dengan klub asal, serta integrasi taktik di bawah asuhan Allegri. Jika berhasil, Juventus berpeluang besar untuk kembali menjadi pesaing utama di Serie A dan mengukir prestasi di panggung Eropa pada musim mendatang.

Pos terkait