Indonesia Catat Kejutan di BAC 2026: Dua Ganda Campuran Masuk 16 Besar, Dua Pasangan Lolos di Babak 32 Besar

Indonesia Catat Kejutan di BAC 2026: Dua Ganda Campuran Masuk 16 Besar, Dua Pasangan Lolos di Babak 32 Besar
Indonesia Catat Kejutan di BAC 2026: Dua Ganda Campuran Masuk 16 Besar, Dua Pasangan Lolos di Babak 32 Besar

123Berita – 07 April 2026 | Turnamen Badminton Asia Championships (BAC) 2026 menyuguhkan drama yang tak terduga pada babak 32 besar, khususnya di nomor ganda campuran. Dari empat pasangan Indonesia yang berangkat, dua di antaranya berhasil menembus 16 besar setelah mengukir kemenangan dramatis, sementara dua lainnya terpaksa tersingkir setelah menghadapi lawan tangguh.

Pasangan pertama yang melaju ke 16 besar adalah pasangan Alfiansyah / Lisa, yang berhasil menaklukkan lawan dari Korea Selatan dengan skor ketat 21-19, 19-21, 21-18. Pertandingan berlangsung sengit sejak set pertama, namun keuletan Alfiansyah mengantarkan serangan balik pada set penentu. Kedua set selanjutnya menjadi pertarungan mental, dengan keduanya bergantian menguasai poin. Pada set ketiga, Alfiansyah / Lisa menampilkan variasi pukulan yang lebih variatif, mengakibatkan lawan kesulitan mempertahankan ritme.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, pasangan Rizki / Dian menorehkan kemenangan menakjubkan melawan tim dari Malaysia. Setelah tertinggal 0-2 pada set pertama, Rizki / Dian melakukan comeback yang mengagumkan, mengubah skor menjadi 21-16, 21-18. Keberhasilan mereka tidak lepas dari strategi service yang lebih agresif serta koordinasi gerakan yang semakin sinkron pada fase net. Kedua pemain juga memanfaatkan kecepatan shuttle yang bervariasi, membuat lawan terpaksa mengubah taktik secara terus-menerus.

Di sisi lain, pasangan Arif / Maya dan Yusuf / Siti tidak dapat melanjutkan perjuangan mereka. Arif / Maya berhadapan dengan tim Jepang yang menampilkan serangan smash berulang kali, sehingga mereka terpaksa menyerah dengan skor 15-21, 17-21. Sementara Yusuf / Siti melawan pasangan dari Thailand, mengalami kesulitan pada fase pertahanan, khususnya ketika lawan mengatur serangan diagonal yang memaksa mereka bergerak ke belakang lapangan secara terus-menerus. Akibatnya, mereka kalah 13-21, 19-21.

Kemenangan dramatis Alfiansyah / Lisa dan Rizki / Dian tidak hanya mengangkat moral tim nasional, tetapi juga meningkatkan peluang Indonesia untuk meraih medali di turnamen bergengsi ini. Kedua pasangan kini menatap babak 16 besar dengan keyakinan tinggi, meskipun mereka harus menghadapi lawan-lawan yang lebih berpengalaman seperti tim Korea Selatan dan China.

Pelatih tim Indonesia, Coach Budi Santoso, memberikan evaluasi positif terhadap performa kedua pasangan yang berhasil melaju. “Saya bangga dengan mental juang mereka, terutama pada set penentu yang menuntut konsentrasi maksimal. Kami akan menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi gaya bermain lawan di babak selanjutnya,” ujar Budi dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Selain itu, keberhasilan dua pasangan ini memberikan dampak positif pada peringkat dunia Badminton Indonesia. Menurut sistem poin BWF, melaju ke 16 besar akan menambah poin ranking yang signifikan, yang pada gilirannya dapat memperbaiki posisi masuk ke turnamen-turnamen besar berikutnya, termasuk Asian Games dan Olimpiade.

Namun, tantangan tidak berakhir di sini. Pada babak 16 besar, jadwal pertandingan menampilkan pertemuan dengan tim-tim kuat seperti China dan Korea Selatan. Kedua pasangan Indonesia harus menyiapkan taktik defensif yang solid serta meningkatkan kecepatan transisi dari pertahanan ke serangan. Keberhasilan mereka akan sangat dipengaruhi oleh kemampuan membaca gerakan lawan dan mengoptimalkan posisi di lapangan.

Penggemar badminton di tanah air menantikan aksi selanjutnya dengan antusias. Media sosial dipenuhi komentar dukungan, dan sejumlah sponsor lokal mengungkapkan rencana meningkatkan dukungan finansial serta fasilitas latihan bagi atlet. Hal ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem badminton Indonesia, menjadikan prestasi di BAC 2026 sebagai pijakan menuju pencapaian yang lebih tinggi.

Secara keseluruhan, hasil BAC 2026 menunjukkan bahwa meski persaingan di level Asia semakin ketat, Indonesia masih memiliki potensi besar di nomor ganda campuran. Dua pasangan yang berhasil melaju ke 16 besar memberikan bukti bahwa kombinasi teknik, taktik, dan mental juang dapat menghasilkan performa yang mengesankan. Dengan persiapan matang dan dukungan penuh, harapan untuk menambah prestasi di turnamen selanjutnya tetap terbuka lebar.

Pos terkait