Hyundai Perkenalkan Konsep SUV Boulder, Tantang Legenda Off‑Road dengan Desain Body‑On‑Frame

123Berita – 09 April 2026 | Hyundai Motor Company resmi meluncurkan konsep SUV terbarunya yang diberi nama Boulder, sebuah kendaraan yang dirancang khusus untuk menjawab tantangan pasar petualang dan off‑road. Dengan mengusung rangka body‑on‑frame yang tangguh, serta serangkaian fitur teknologi canggih, Hyundai menegaskan niatnya untuk menembus segmen SUV berat yang selama ini didominasi oleh merek‑merek legendaris.

Boulder menampilkan tampilan eksterior yang maskulin, menonjolkan garis‑garis tegas pada grill depan, lampu LED yang lebar, serta bumper yang diperkuat dengan penambahan pelindung samping. Desain ini tidak hanya memberikan kesan visual yang kuat, namun juga berfungsi sebagai perlindungan tambahan saat melintasi medan berat. Dimensi keseluruhan kendaraan lebih besar dibandingkan model SUV menengah Hyundai, dengan jarak sumbu roda yang lebih panjang untuk meningkatkan stabilitas di jalan menanjak atau menuruni bukit.

Bacaan Lainnya

Di dalam, konsep ini mengusung interior yang menggabungkan material premium dan ergonomi yang dipikirkan untuk kenyamanan penumpang selama perjalanan jauh. Kursi depan dilengkapi dengan penyesuaian multi‑arah, serta dukungan lumbar yang dapat diatur, sementara kursi belakang dapat dilipat secara fleksibel untuk menambah ruang kargo. Sistem infotainment berukuran besar dengan layar sentuh beresolusi tinggi, mendukung konektivitas smartphone melalui Apple CarPlay dan Android Auto, serta dilengkapi navigasi khusus yang menampilkan peta jalur off‑road.

Fitur off‑road menjadi fokus utama dalam pengembangan Boulder. Hyundai membekali kendaraan ini dengan sistem penggerak empat roda permanen (AWD) yang dilengkapi differential lock pada poros depan dan belakang, memungkinkan distribusi torsi yang optimal pada kondisi tanah licin atau berlumpur. Selain itu, terdapat mode berkendara khusus yang dapat dipilih antara “Rock”, “Sand”, “Mud” dan “Snow”, masing‑masing mengoptimalkan respons mesin, transmisi, serta sistem kontrol traksi untuk menyesuaikan dengan kondisi medan yang dihadapi.

Mesin yang dipilih untuk Boulder merupakan varian turbocharged 2,2 liter diesel, menghasilkan tenaga sekitar 210 hp dan torsi maksimal 500 Nm. Kombinasi tenaga tinggi dan torsi besar ini memberi kemampuan akselerasi yang responsif serta kemampuan mendaki tanjakan curam dengan mudah. Transmisi otomatis 8‑kecepatan dengan mode manual shift-by-wire melengkapi paket powertrain, memberikan pengalaman mengemudi yang dinamis baik di aspal maupun di jalur berbatu.

Keamanan juga menjadi prioritas dalam konsep ini. Hyundai menambahkan sistem bantuan pengemudi (ADAS) yang meliputi lane‑keeping assist, adaptive cruise control, serta blind‑spot detection. Sistem pengereman darurat otomatis dengan sensor radar dan kamera 360 derajat membantu menghindari tabrakan pada kecepatan rendah maupun tinggi, termasuk pada situasi off‑road dimana visibilitas sering terbatas.

Secara strategis, peluncuran Boulder menandai langkah Hyundai untuk memperluas portofolio SUV di pasar Asia, khususnya Indonesia, yang memiliki pangsa konsumen besar untuk kendaraan petualang. Menurut data internal Hyundai, permintaan SUV berkemampuan off‑road di Indonesia diproyeksikan meningkat sebesar 12% per tahun, dipicu oleh minat konsumen terhadap aktivitas luar ruangan dan perjalanan lintas provinsi.

Dengan mengusung filosofi “Boulder”, Hyundai menegaskan komitmennya untuk tidak hanya bersaing pada segmen SUV kompak, melainkan juga mengincar pangsa pasar SUV berat yang selama ini dikuasai oleh merek-merek seperti Toyota Land Cruiser, Jeep Wrangler, dan Mitsubishi Pajero. Keunggulan body‑on‑frame yang dipadukan dengan teknologi modern diharapkan dapat memberikan alternatif yang lebih terjangkau namun tetap menawarkan performa tangguh.

Pengujian awal Boulder telah dilakukan di medan ekstrim di Korea Selatan dan Australia, menunjukkan kemampuan menaklukkan tanjakan 30 derajat, menyeberangi sungai dangkal dengan kedalaman 0,6 meter, serta menembus pasir dengan kecepatan stabil 40 km/jam. Hasil tersebut menegaskan bahwa konsep ini siap untuk masuk ke fase produksi massal, yang diperkirakan akan dimulai pada kuartal ketiga tahun 2024 dengan target peluncuran resmi di pasar Indonesia pada awal 2025.

Para analis industri menyambut baik langkah Hyundai ini, mencatat bahwa persaingan di segmen SUV off‑road dapat mendorong inovasi lebih lanjut, terutama dalam hal efisiensi bahan bakar dan emisi. Hyundai sendiri berjanji akan mengintegrasikan teknologi hybrid pada varian selanjutnya, guna menyeimbangkan kebutuhan performa dengan tuntutan regulasi lingkungan yang semakin ketat.

Kesimpulannya, konsep SUV Boulder menampilkan kombinasi antara desain yang berani, struktur body‑on‑frame yang kuat, serta rangkaian fitur off‑road yang lengkap. Jika berhasil masuk ke pasar, kendaraan ini berpotensi menjadi pesaing berat bagi legenda‑legenda off‑roader, sekaligus memperkaya pilihan konsumen Indonesia yang menginginkan kendaraan petualang dengan kualitas premium namun tetap terjangkau.

Pos terkait