123Berita – 10 April 2026 | Jakarta, 10 April 2026 – Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, melakukan pertemuan penting dengan Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, dalam agenda kunjungan resmi yang menyoroti peran strategis Indonesia di kawasan Timur Tengah. Pertemuan yang berlangsung di Istana Merdeka itu menekankan harapan Riyadh agar Indonesia dapat mengambil peran lebih aktif dalam meredam ketegangan regional, sekaligus memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara.
Faisal Abdullah Al Amoudi membuka diskusi dengan menyoroti kompleksitas situasi geopolitik di Timur Tengah, termasuk dinamika konflik di Yaman, ketegangan di perbatasan Israel–Palestina, serta upaya mediasi yang tengah digalakkan oleh negara-negara Teluk. “Indonesia memiliki posisi yang unik, karena netralitas politik, keberagaman agama, dan pengalaman diplomasi multilateral yang kuat,” ujar Al Amoudi. Ia menekankan pentingnya peran Indonesia sebagai mediator yang dapat menengahi dialog antara pihak-pihak yang berseteru, sekaligus menjaga kestabilan ekonomi dan keamanan di wilayah tersebut.
Megawati menanggapi dengan menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berperan sebagai kontributor damai dalam forum internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). “Kami menghargai kepercayaan Arab Saudi kepada Indonesia, dan kami siap meningkatkan kontribusi diplomatik kami, baik melalui jalur resmi maupun jalur belakang,” kata Megawati. Ia menambahkan bahwa Indonesia akan memperluas kerja sama di bidang energi, pendidikan, dan investasi, yang diyakini dapat memperkuat ketahanan ekonomi kedua negara sekaligus menciptakan peluang kerja bagi rakyat masing-masing.
Selama pertemuan, kedua pihak membahas beberapa inisiatif konkret yang dapat diwujudkan dalam jangka pendek. Di antaranya, penyusunan agenda bersama untuk menyelenggarakan konferensi regional yang mengangkat isu-isu energi terbarukan, keamanan maritim, serta penanggulangan terorisme. Selain itu, Al Amoudi mengusulkan pembentukan tim kerja bilateral yang akan berfokus pada peningkatan kapasitas lembaga-lembaga keagamaan di Indonesia untuk mendukung toleransi beragama, yang menjadi salah satu pilar penting dalam stabilitas politik domestik Indonesia.
Megawati menyoroti pula pentingnya meningkatkan peran Indonesia dalam proses perdamaian Yaman, yang telah lama menjadi arena konflik bersenjata antara koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi dan pemberontak Houthi. “Kami dapat menawarkan mediasi yang berbasis pada prinsip-prinsip keadilan, kemanusiaan, dan kedaulatan negara,” ujar Megawati. Ia menambahkan bahwa Indonesia siap mengirimkan tim bantuan kemanusiaan, serta mendukung upaya rekonstruksi pasca konflik melalui program pembangunan infrastruktur yang melibatkan sektor swasta.
- Penguatan dialog bilateral Indonesia-Arab Saudi.
- Peran Indonesia sebagai mediator di Timur Tengah.
- Kerja sama energi dan investasi.
- Inisiatif keamanan maritim dan terorisme.
- Dukungan kemanusiaan bagi Yaman.
Dalam konteks geopolitik yang terus bergejolak, pertemuan ini juga menjadi sinyal bagi negara-negara lain di kawasan untuk memperhatikan peran Indonesia yang semakin menonjol. Kedua pemimpin menegaskan bahwa kerja sama tidak hanya bersifat politik, namun juga mencakup aspek budaya dan sosial, dengan harapan meningkatkan pemahaman antar‑bangsa serta menurunkan potensi konflik. “Hubungan kita harus bersifat win‑win, dengan manfaat yang dirasakan oleh rakyat kedua negara,” tutup Al Amoudi.
Kesimpulannya, pertemuan antara Duta Besar Arab Saudi, Faisal Abdullah Al Amoudi, dan Megawati Soekarnoputri menandai babak baru dalam hubungan bilateral Indonesia‑Saudi Arabia. Dengan menempatkan Indonesia sebagai jembatan dialog di Timur Tengah, kedua pihak berharap dapat menciptakan iklim damai, stabil, serta meningkatkan kerjasama ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Kedepannya, langkah konkret seperti konferensi regional, tim kerja bilateral, dan program kemanusiaan diharapkan dapat mengukir hasil yang signifikan bagi keamanan dan kesejahteraan kawasan.