123Berita – 15 Mei 2026 | Sebagai kriminolog dari Universitas Indonesia (UI), Adrianus Meilala mengungkapkan kekhawatirannya tentang anak-anak yang terpapar atau terlibat dengan kegiatan judol. Menurutnya, judol tidak hanya menghabiskan uang, tetapi juga dapat berdampak pada tumbuh kembang anak dan perubahan perilaku mereka.
Perlu diingat bahwa anak-anak yang terlibat dengan judol dapat mengalami perubahan perilaku yang signifikan. Mereka mungkin menjadi lebih agresif, impulsif, dan kurang memiliki kontrol diri. Selain itu, anak-anak yang terpapar judol juga dapat mengalami gangguan tidur, kecemasan, dan depresi.
Adrianus Meilala juga menekankan bahwa orang tua harus lebih aware tentang kegiatan anak-anak mereka. Mereka harus memantau dan mengawasi anak-anak mereka dengan lebih ketat untuk mencegah mereka terlibat dengan judol. Selain itu, orang tua juga harus memberikan pendidikan yang tepat tentang bahaya judol dan cara untuk menghindarinya.
Untuk mencegah anak-anak terlibat dengan judol, orang tua dapat melakukan beberapa hal. Pertama, mereka harus memantau kegiatan anak-anak mereka dengan lebih ketat. Kedua, mereka harus memberikan pendidikan yang tepat tentang bahaya judol. Ketiga, mereka harus menyediakan alternatif kegiatan yang sehat dan positif untuk anak-anak mereka.
Dalam beberapa kasus, anak-anak yang terlibat dengan judol dapat mengalami dampak yang serius. Mereka mungkin mengalami kecanduan, kekerasan, dan bahkan kematian. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk lebih aware tentang kegiatan anak-anak mereka dan untuk mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah mereka terlibat dengan judol.
Untuk mengatasi masalah judol, diperlukan kerja sama antara orang tua, pemerintah, dan masyarakat. Orang tua harus memantau kegiatan anak-anak mereka dengan lebih ketat, sedangkan pemerintah harus membuat kebijakan yang efektif untuk mencegah judol. Masyarakat juga harus berperan aktif dalam mencegah judol dengan memberikan pendidikan dan kesadaran tentang bahaya judol.
Dalam beberapa tahun terakhir, judol telah menjadi masalah yang serius di Indonesia. Banyak anak-anak yang terlibat dengan judol dan mengalami dampak yang signifikan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk lebih aware tentang masalah judol dan untuk mengambil tindakan yang tepat untuk mencegahnya.
Untuk kesimpulan, judol tidak hanya menghabiskan uang, tetapi juga dapat berdampak pada tumbuh kembang anak dan perubahan perilaku mereka. Orang tua harus lebih aware tentang kegiatan anak-anak mereka dan untuk mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah mereka terlibat dengan judol. Dengan kerja sama antara orang tua, pemerintah, dan masyarakat, kita dapat mencegah judol dan menghindari dampak yang signifikan pada anak-anak kita.





