Ball Boy Pencuri Catatan Donnarumma Dijuluki Maskot Bosnia Usai Italia Tersingkir di Euro 2020

Ball Boy Pencuri Catatan Donnarumma Dijuluki Maskot Bosnia Usai Italia Tersingkir di Euro 2020
Ball Boy Pencuri Catatan Donnarumma Dijuluki Maskot Bosnia Usai Italia Tersingkir di Euro 2020

123Berita – 07 April 2026 | Ketegangan di Stadion Banja Luka pada laga perempat final Euro 2020 antara Bosnia dan Herzegovina melawan Tim Nasional Italia tak hanya berpusat pada aksi di atas lapangan. Gol penentu yang menumpahkan Italia dengan penalti dari Aleksandar Kolarov, serta kegagalan Gianluigi Donnarumma menahan tembakan, menjadi sorotan utama. Namun, insiden tak terduga melibatkan seorang ball boy yang memetik catatan taktik Donnarumma setelah laga berakhir menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial.

Setelah Italia harus menyerah 1-0, video yang beredar memperlihatkan ball boy berusia sekitar 14 tahun menjemput bola di zona teknis, lalu mengamuk ke arah bangku cadangan Italia. Tanpa sengaja atau dengan maksud tertentu, ia meraih satu buku catatan berwarna hitam yang tampaknya milik Donnarumma. Catatan tersebut berisi skema penalti dan catatan pribadi sang kiper, yang kemudian dikabarkan hilang dalam kerumunan.

Bacaan Lainnya

Reaksi para penggemar dan tokoh sepak bola pun mengalir deras. Di Twitter, sejumlah netizen menertawakan kejadian tersebut dengan meme‑meme yang menampilkan ball boy sebagai “pahlawan” Bosnia. Sejumlah akun resmi tim nasional Bosnia pun menanggapi dengan candaan, menyebutkan bahwa ball boy layak menjadi maskot resmi tim, mengingat kontribusinya yang “membantu” mengusir Italia dari turnamen. Bahkan, seorang komentator sport menambahkan bahwa jika ball boy itu menjadi maskot, logo tim akan berubah menjadi gambar siluet anak kecil dengan catatan di tangan.

  • Gianluigi Donnarumma mengaku frustrasi karena catatan pentingnya hilang dan menegaskan bahwa insiden tersebut tidak memengaruhi hasil akhir pertandingan.
  • Pelatih Italia, Roberto Mancini, menuturkan bahwa timnya tetap fokus pada strategi meski ada gangguan kecil di ruang ganti.
  • Federasi Sepak Bola Bosnia menolak secara resmi mengusulkan ball boy sebagai maskot, namun mengapresiasi semangat dukungan dari suporter.

Meski tampak lucu, insiden ini menyingkap sisi lain dari kompetisi internasional: keamanan dan pengelolaan area teknis. Penyelenggara Euro 2020 menerima kritik tentang prosedur pengawasan ball boy dan staf pendukung. Beberapa pakar keamanan olahraga berpendapat bahwa kejadian serupa dapat memicu kebocoran taktik penting, yang berpotensi merugikan tim secara kompetitif.

Di luar sorotan media, ball boy tersebut, yang dikenal dengan nama Arif (nama samaran untuk melindungi identitas), mengaku tidak berniat mencuri catatan. Ia menjelaskan bahwa ia hanya ingin memastikan catatan tidak tercecer di lapangan. “Saya hanya mengambilnya karena takut orang lain mengambilnya duluan,” ujar Arif dalam sebuah wawancara singkat dengan wartawan lokal.

Keputusan UEFA untuk menanggapi insiden ini masih belum diumumkan secara resmi. Namun, mereka berjanji akan meninjau kembali protokol keamanan area teknis pada turnamen mendatang. Sementara itu, para suporter Bosnia merayakan keberhasilan tim mereka, sekaligus menertawakan kejadian yang menjadi viral di dunia maya.

Dengan Italia harus mengakhiri perjalanan mereka di Euro 2020, sorotan kini beralih ke babak selanjutnya. Bosnia, yang melaju ke semifinal, akan menghadapi tim kuat lain dengan semangat baru dan, mungkin, dengan maskot tak resmi yang sedang naik daun.

Insiden ball boy yang mencuri catatan Donnarumma menjadi contoh bagaimana momen kecil di balik panggung dapat mengubah narasi sebuah pertandingan, menambah warna pada sejarah turnamen, dan mengingatkan semua pihak akan pentingnya pengelolaan logistik yang ketat.

Pos terkait