123Berita – 03 April 2026 | Arema FC berhasil menahan tekanan Malut United hingga peluit akhir menandakan hasil imbang 1-1 dalam laga pembuka pekan pertama kompetisi Super League 2025-2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan tersebut menyajikan aksi seru, gol pertama dari pihak tuan rumah, dan balasan cepat dari tamu yang mengubah dinamika pertempuran menjadi seimbang.
Babak pertama dimulai dengan Arema menguasai penguasaan bola di wilayah lawan. Tekanan tinggi dan aliran serangan melalui sisi kanan sayap menghasilkan peluang berbahaya pada menit ke-12, ketika Makan Konaté berhasil menembus pertahanan Malut United dan mengeksekusi tendangan satu‑sentuhan yang menembus jaring gawang lawan. Gol tersebut menjadi pembuka skor, menambah kepercayaan diri skuad Arema untuk mengendalikan tempo pertandingan.
Setelah gol tersebut, pelatih Arema memilih taktik menahan bola, memanfaatkan kecepatan lini tengah untuk mengatur serangan balik. Namun, Malut United tak tinggal diam. Mereka memperbaiki formasi menjadi 4-3-3, menambah tekanan pada lini pertahanan Arema. Pada menit ke-28, Rizky Dwi dari Malut United memanfaatkan umpan terobosan dari gelandang tengah dan menembak ke sudut atas gawang, namun kiper Arema, Hendra Prasetya, berhasil menghalau bola dengan refleks tajam.
Menjelang jeda, Arema masih memimpin 1-0 dan tampak menguasai lini tengah. Namun, tim asuhan Malut United menunjukkan perlawanan gigih, menekan dari sisi kiri dan menciptakan peluang lewat Fajar Prasetyo yang hampir memperlebar keunggulan tuan rumah. Kedua tim masuk ke ruang ganti dengan skor tipis, menandai babak pertama yang penuh ketegangan.
Babak kedua dimulai dengan intensitas yang lebih tinggi. Pelatih Malut United melakukan pergantian pemain, mengintroduksi Dimas Pratama yang langsung memberikan dampak dengan kecepatan di sayap kiri. Pada menit ke-57, Malut United berhasil menyamakan kedudukan berkat gol hasil serangan balik cepat. Bola melewati lini pertahanan Arema, diterima oleh Rizky Dwi di dalam kotak penalti, dan ditembakkan ke sudut bawah kanan gawang Arema, menambah nilai pada papan skor.
Setelah gol penyama kedudukan, Arema meningkatkan intensitas serangan. Makan Konaté kembali menjadi ancaman utama, namun pertahanan Malut United yang terorganisir dengan baik berhasil memotong jalur serangannya. Kedua tim berusaha mencetak gol kemenangan, namun penyelamatan gemilang dari kiper masing‑masing, Hendra Prasetya dan Andri Saputra, memastikan hasil tetap berimbang hingga peluit akhir.
Penampilan individu menonjol di antara keduanya. Makan Konaté terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan berkat kontribusinya dalam mencetak gol dan menggerakkan serangan. Di sisi lain, Rizky Dwi menjadi pahlawan bagi Malut United dengan gol penyama kedudukan dan kerja kerasnya dalam membantu lini pertahanan. Kedua kiper menunjukkan refleks dan positioning yang luar biasa, masing‑masing melakukan tiga penyelamatan krusial.
Hasil imbang 1-1 ini memberikan dampak penting pada klasemen awal Super League 2025-2026. Arema FC, yang memulai musim dengan tiga poin, kini berada di posisi tengah klasemen dengan satu poin, sementara Malut United juga mengamankan satu poin, menempatkan mereka di zona aman kelas menengah. Kedua tim kini menatap pertandingan selanjutnya dengan tekad untuk memperbaiki posisi mereka, mengingat persaingan ketat di antara klub-klub papan atas.
Ke depan, Arema FC dijadwalkan berhadapan dengan Persija Jakarta pada pekan berikutnya, sementara Malut United akan menantang PSM Makassar. Kedua laga tersebut akan menjadi ujian bagi masing‑masing tim untuk memperbaiki catatan mereka. Dengan performa yang sudah ditunjukkan pada laga pembuka, baik Arema maupun Malut United memiliki peluang untuk terus bersaing di puncak klasemen Super League 2025-2026.