123Berita – 09 April 2026 | Jakarta, 9 April 2026 – Aktor muda Anrez Adelio kembali menjadi sorotan publik setelah ia secara tegas membantah tuduhan pelecehan seksual yang diajukan oleh Friceilda Prillea, seorang wanita yang mengklaim memiliki anak hasil hubungan mereka. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui kuasa hukum, Anrez menegaskan tidak pernah melakukan perbuatan yang dimaksud dan menyatakan kesiapannya untuk menjalani tes DNA demi mengungkap fakta sesungguhnya.
Kasus ini bermula ketika Friceilda Prillea mengungkapkan secara terbuka di media sosial bahwa ia telah melahirkan seorang anak yang diyakini merupakan hasil hubungan seksual dengan Anrez Adelio. Prillea menuduh sang aktor melakukan kekerasan seksual, sebuah tuduhan yang tentu saja berpotensi merusak reputasi dan karier sang selebriti di industri hiburan tanah air.
Menanggapi tuduhan tersebut, Anrez melalui kuasa hukumnya menyatakan bahwa hubungan mereka hanya bersifat persahabatan yang tidak pernah melibatkan tindakan seksual apapun. Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan bersifat fitnah, serta menuntut agar pihak berwenang menelusuri bukti yang sahih sebelum mempublikasikan tuduhan yang dapat merugikan nama baiknya.
Seiring dengan penolakannya, Anrez mengumumkan kesiapan dirinya untuk menjalani tes DNA. Menurut pernyataannya, tes DNA akan menjadi jalan paling objektif untuk menentukan apakah anak yang dimaksud memang biologis milik sang aktor atau tidak. “Kami percaya pada proses hukum dan ilmu pengetahuan. Jika tes DNA menunjukkan hasil yang berbeda, maka itu akan menjadi bukti kuat yang menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar,” ujar Anrez dalam konferensi pers virtual yang dihadiri oleh sejumlah wartawan.
Langkah tersebut mendapat respons beragam di kalangan netizen. Sebagian besar mengapresiasi sikap terbuka Anrez yang bersedia menguji kebenaran melalui metode ilmiah, sementara sebagian lainnya tetap skeptis dan menuntut penjelasan lebih lanjut mengenai latar belakang hubungan antara Anrez dan Friceilda.
Para pengamat hukum menilai bahwa tuduhan pelecehan seksual termasuk dalam kategori kejahatan berat yang dapat dikenakan sanksi pidana sesuai Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Namun, mereka menekankan pentingnya bukti konkret, terutama dalam hal hubungan biologis yang dapat dibuktikan melalui tes DNA. “Jika tes DNA menunjukkan tidak ada hubungan biologis, maka tuduhan tersebut akan sulit dipertahankan di pengadilan,” kata seorang praktisi hukum senior yang menolak disebutkan namanya.
- Pengajuan tes DNA akan dilaksanakan oleh laboratorium forensik independen yang telah terakreditasi.
- Hasil tes diperkirakan akan tersedia dalam jangka waktu dua hingga tiga minggu.
- Jika hasil tes membuktikan tidak ada hubungan biologis, Friceilda Prillea dapat dijatuhi sanksi hukum karena melancarkan tuduhan palsu.
Sementara proses hukum masih berlangsung, manajemen Anrez Adelio menegaskan bahwa aktor tersebut tetap fokus pada proyek-proyek profesionalnya. Ia baru-baru ini diumumkan akan memerankan peran utama dalam sinetron primetime yang diproduksi oleh salah satu stasiun televisi nasional, serta terlibat dalam beberapa iklan komersial.
Kasus ini menyoroti pentingnya prosedur hukum yang adil dan transparan dalam menanggapi tuduhan sensitif yang melibatkan publik figur. Dengan kesediaan Anrez untuk menjalani tes DNA, diharapkan proses klarifikasi dapat berlangsung tanpa memicu spekulasi yang tidak berdasar, sekaligus memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.
Apapun hasil yang nanti terungkap, publik diharapkan dapat menunggu hasil resmi dari laboratorium dan keputusan pengadilan, mengingat tuduhan seksual tidak hanya menyangkut reputasi pribadi tetapi juga menimbulkan dampak sosial yang luas. Seiring dengan berjalannya proses, kedua belah pihak diharapkan dapat menjaga sikap profesional dan menghormati prosedur hukum demi menegakkan keadilan.