123Berita β 22 Juni 2026 | Ambisi membawa Jakarta masuk 60 besar kota global tak cukup ditopang target dan seremoni. Menjelang usia lima abad, yang dibutuhkan justru pembuktian nyata dalam bentuk kinerja dan hasil yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Anggota DPRD Jakarta, Pramono, menyentil ambisi Gubernur DKI Jakarta untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global. Pramono menegaskan bahwa yang dibutuhkan bukanlah seremoni atau proyek yang hanya untuk pamer, melainkan kerja nyata yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
DPRD Jakarta menekankan pentingnya peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pelayanan publik yang efektif. Mereka menyoroti beberapa aspek yang perlu diperbaiki, seperti infrastruktur, transportasi, dan pengelolaan lingkungan. Dengan demikian, Jakarta dapat benar-benar menjadi kota yang nyaman dan berdaya saing tinggi di kancah internasional.
Untuk mencapai ambisi tersebut, diperlukan kerja sama yang efektif antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Selain itu, perlu ada perencanaan yang matang dan terstruktur untuk memastikan bahwa setiap proyek dan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dalam beberapa tahun terakhir, Jakarta telah mengalami perkembangan yang signifikan dalam berbagai aspek. Namun, masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi untuk mencapai status kota global. Oleh karena itu, DPRD Jakarta mendesak pemerintah untuk fokus pada kerja nyata dan tidak hanya terpaku pada seremoni dan proyek yang tidak berdampak signifikan.
Di akhir, yang terpenting adalah bagaimana Jakarta dapat menjadi kota yang lebih baik, nyaman, dan berkelanjutan untuk semua warganya. Dengan kerja nyata dan komitmen yang kuat, Jakarta dapat mencapai ambisinya untuk menjadi salah satu kota global terkemuka di dunia.





