123Berita – 23 Juli 2026 | Runtuhnya bangunan SDN 09 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, telah memicu kemarahan dan keprihatinan di kalangan masyarakat dan pemerintah. Bencana ini tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik, tetapi juga mempertanyakan keselamatan dan kualitas infrastruktur pendidikan di Jakarta.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta telah mengeluarkan pernyataan yang mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk melakukan audit total terhadap bangunan-bangunan sekolah di Jakarta. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terjadinya bencana serupa di masa depan.
Desakan audit total ini juga didukung oleh masyarakat dan orang tua siswa. Mereka khawatir tentang keselamatan anak-anak mereka dan menuntut agar Pemprov DKI segera mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki kondisi bangunan sekolah.
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta telah berjanji untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap kejadian ini dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah bencana serupa di masa depan.
Untuk meningkatkan kesadaran dan memastikan keselamatan infrastruktur pendidikan, perlu dilakukan kerja sama yang erat antara Pemprov DKI, DPRD, dan masyarakat. Dengan demikian, diharapkan dapat dicegah terjadinya bencana serupa di masa depan dan memastikan bahwa anak-anak Jakarta dapat belajar dengan aman dan nyaman.
SD roboh di Jakarta bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan dan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya yang serius dan terstruktur untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di Jakarta.





