123Berita – 28 Juli 2026 | Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan telah mengungkapkan kasus kejahatan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal sepanjang Januari hingga Juli. Dalam operasi ini, Polda Sumsel berhasil menyita 1,26 juta liter minyak ilegal dan menangkap 129 tersangka yang terkait dengan jaringan migas.
Dalam operasi ini, Polda Sumsel juga berhasil menyita berbagai barang bukti, termasuk truk tangki, pompa bensin, dan peralatan lainnya yang digunakan untuk menjalankan kegiatan ilegal. Polda Sumsel juga telah meminta bantuan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, untuk membantu mengawasi dan menghentikan kegiatan ilegal ini.
Kasus ini merupakan contoh nyata dari upaya Polda Sumsel dalam memerangi kejahatan dan menjaga keamanan masyarakat. Dengan penyitaan 1,26 juta liter minyak ilegal dan penangkapan 129 tersangka, Polda Sumsel telah membuktikan komitmennya dalam melindungi masyarakat dan memerangi kejahatan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Polda Sumsel telah berhasil mengungkapkan beberapa kasus kejahatan besar, termasuk kasus penyalahgunaan narkotika dan kasus kejahatan terorisme. Dengan prestasi ini, Polda Sumsel telah membuktikan dirinya sebagai salah satu kepolisian terbaik di Indonesia.
Penyitaan 1,26 juta liter minyak ilegal dan penangkapan 129 tersangka ini juga merupakan bukti bahwa Polda Sumsel serius dalam memerangi kejahatan dan menjaga keamanan masyarakat. Dengan upaya ini, Polda Sumsel berharap dapat mengurangi kejahatan dan meningkatkan keamanan masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.
Di akhir, kasus ini merupakan contoh nyata dari upaya Polda Sumsel dalam memerangi kejahatan dan menjaga keamanan masyarakat. Dengan penyitaan 1,26 juta liter minyak ilegal dan penangkapan 129 tersangka, Polda Sumsel telah membuktikan komitmennya dalam melindungi masyarakat dan memerangi kejahatan.




