123Berita – 04 April 2026 | Penampilan visual Dayoung dalam video klip terbaru Cosmic Girls (WJSN) berhasil mencuri perhatian publik tidak hanya karena koreografi yang dinamis, melainkan juga karena kehadiran seorang model yang menampilkan wajah yang sangat menyerupai Angelina Jolie pada masa mudanya. Sosok tersebut adalah Shiloh Jolie, putri perempuan Angelina Jolie yang kini menapaki dunia modeling dan hiburan internasional.
Sejak pertama kali muncul di layar kaca, Shiloh menimbulkan keheranan di kalangan netizen Indonesia. Wajahnya yang memiliki struktur tulang pipi tinggi, mata almond yang tajam, serta bibir penuh menyerupai citra Angelina Jolie pada era awal kariernya. Reaksi berantai muncul di media sosial, dengan ribuan komentar yang membandingkan foto-foto Shiloh di sampul majalah fashion dengan foto-foto Angelina Jolie saat masih berusia dua puluh-an tahun.
Video klip yang menampilkan Dayoung sebagai vokalis utama Cosmic Girls, berjudul “Dayoung“, dirilis pada awal pekan ini dan langsung menjadi trending topic di platform video streaming. Di dalamnya, Shiloh tampil sebagai visual utama, berperan sebagai sosok misterius yang muncul di latar belakang panggung futuristik. Penampilannya tidak sekadar menjadi latar, melainkan menjadi elemen visual yang menambah kedalaman estetika visual klip tersebut.
Berikut beberapa poin penting yang menjadi sorotan utama pada penampilan Shiloh dalam video klip tersebut:
- Kesamaan Fisik: Struktur wajah, bentuk hidung, dan alur bibir Shiloh menunjukkan kemiripan yang mencolok dengan Angelina Jolie pada masa mudanya, terutama pada foto-foto pre‑Hollywood yang masih menonjolkan aura alami.
- Gaya Fashion: Shiloh mengenakan kostum berwarna pastel dengan detail renda yang elegan, selaras dengan tema futuristik namun tetap menonjolkan keanggunan klasik yang sering dipakai oleh ibunya di karier awalnya.
- Ekspresi Kamera: Pengambilan gambar yang menyorot close‑up pada mata Shiloh mempertegas intensitas emosional, meniru teknik sinematik yang sering dipakai dalam film-film early‑90s yang menjadi landasan karier Angelina.
- Dampak Media Sosial: Setelah video klip dirilis, hashtag #ShilohJolie dan #AngelinaJolieMuda menjadi trending di Twitter Indonesia, menandakan besarnya antusiasme publik.
Selain menambah nilai estetika, kehadiran Shiloh juga menjadi jembatan budaya antara industri hiburan Barat dan K‑Pop. Meskipun belum memiliki pengalaman langsung di panggung musik Korea, Shiloh menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan standar produksi K‑Pop yang terkenal ketat. Tim produksi Cosmic Girls menyatakan bahwa pemilihan Shiloh sebagai visual utama merupakan keputusan strategis untuk menambah daya tarik visual internasional, sekaligus memberikan nuansa “global” pada klip tersebut.
Para pengamat industri hiburan menilai langkah ini sebagai contoh kolaborasi lintas budaya yang semakin umum di era digital. “K‑Pop kini tidak lagi sekadar musik, melainkan sebuah ekosistem visual yang memanfaatkan figur publik dari seluruh dunia,” ujar Rina Prasetyo, analis media hiburan. “Kehadiran Shiloh di video klip ini bukan sekadar gimmick, melainkan strategi untuk memperluas jangkauan pasar, terutama ke kalangan penikmat film Hollywood yang mengagumi Angelina Jolie.”
Di luar sorotan visual, Shiloh sendiri tengah membangun portofolio modeling yang cukup mengesankan. Sejak berusia 13 tahun, ia telah tampil dalam kampanye mode internasional, termasuk pemotretan untuk merek-merek high‑end serta menjadi wajah kampanye kampanye sosial yang mengangkat isu-isu lingkungan. Kariernya yang masih muda namun berkelanjutan menunjukkan bahwa keturunan bintang film Hollywood dapat menapaki jalur karier yang beragam, tidak terbatas pada dunia perfilman saja.
Penggemar Cosmic Girls, yang dikenal dengan sebutan “WJ-Set,” menyambut hangat penampilan Shiloh. Banyak yang mengaku terkesan dengan sinergi antara elemen musik dan visual, sekaligus menantikan kemungkinan kolaborasi lebih lanjut antara grup K‑Pop dan figur internasional. Di sisi lain, komunitas fandom Angelina Jolie juga memberikan pujian, menyatakan bahwa kemiripan visual Shiloh menambah dimensi baru pada warisan estetika ibunya.
Secara keseluruhan, penampilan Shiloh Jolie dalam video klip “Dayoung” tidak hanya sekadar menambah nilai estetika, melainkan juga mengukuhkan tren globalisasi hiburan yang melintasi batas negara dan genre. Reaksi positif dari publik, baik di Indonesia maupun mancanegara, menegaskan bahwa kolaborasi semacam ini mampu menciptakan pengalaman menonton yang lebih kaya dan beragam.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa visual Shiloh Jolie berhasil menjadi titik fokus utama dalam video klip Cosmic Girls, menggabungkan unsur kecantikan klasik ala Angelina Jolie muda dengan energi modern K‑Pop. Kesuksesan ini membuka peluang lebih luas bagi artis internasional untuk terlibat dalam produksi musik Asia, sekaligus memberikan inspirasi bagi generasi muda yang bermimpi menapaki dunia hiburan lintas budaya.





