123Berita – 25 Juli 2026 | Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus berupaya memperkuat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui digitalisasi pengadaan barang dan jasa. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan bajubodo bersama kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Optimalkan bajubodo ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengadaan barang dan jasa, sehingga dapat mendukung perkembangan UMKM di daerah. Dengan demikian, diharapkan UMKM dapat meningkatkan produksi dan kualitas produknya, sehingga dapat bersaing di pasar yang lebih luas.
Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan menyediakan lapangan kerja yang lebih banyak.
Dalam implementasinya, Pemprov Sulsel bekerja sama dengan kabupaten/kota di Sulawesi Selatan untuk mengembangkan sistem pengadaan barang dan jasa yang lebih efektif dan efisien. Sistem ini diharapkan dapat membantu UMKM untuk meningkatkan akses ke pasar dan meningkatkan kemampuan produksinya.
Selain itu, Pemprov Sulsel juga memberikan pelatihan dan pendampingan kepada UMKM untuk meningkatkan kemampuan manajemen dan produksinya. Dengan demikian, diharapkan UMKM dapat meningkatkan kualitas produknya dan bersaing di pasar yang lebih luas.
Dalam beberapa tahun terakhir, Pemprov Sulsel telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pemberdayaan UMKM, termasuk dengan mengembangkan program-program pelatihan dan pendampingan. Upaya ini telah menunjukkan hasil yang positif, dengan meningkatnya jumlah UMKM yang berkembang dan meningkatnya produksi dan kualitas produknya.
Oleh karena itu, Pemprov Sulsel terus berupaya untuk meningkatkan pemberdayaan UMKM melalui digitalisasi pengadaan barang dan jasa, serta dengan mengoptimalkan bajubodo bersama kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan menyediakan lapangan kerja yang lebih banyak.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Pemprov Sulsel juga berencana untuk meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dengan swasta dan organisasi masyarakat sipil. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pemberdayaan UMKM.
Dalam kesimpulan, upaya Pemprov Sulsel untuk meningkatkan pemberdayaan UMKM melalui digitalisasi pengadaan barang dan jasa, serta dengan mengoptimalkan bajubodo bersama kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, merupakan langkah yang strategis untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan menyediakan lapangan kerja yang lebih banyak. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.





