123Berita – 13 Agustus 2026 | Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mengambil langkah strategis untuk mengatasi kekeringan yang melanda 24 kabupaten/kota di wilayah tersebut. Upaya ini mencakup pengerahan 300 pompa air dan penyiapan 100 sumur bor untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan, serta menyelamatkan lahan pertanian yang penting bagi perekonomian lokal.
Kekeringan yang dialami Sulawesi Selatan bukanlah fenomena baru, tetapi tahun ini tampaknya lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat, tetapi juga berdampak signifikan pada sektor pertanian. Lahan padi dan tanaman lainnya menghadapi ancaman kekeringan yang dapat menyebabkan gagal panen dan kerugian ekonomi bagi petani.
Dalam menghadapi tantangan ini, Pemprov Sulsel bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dinas-dinas terkait dan masyarakat setempat, untuk memastikan bahwa upaya penanggulangan kekeringan dapat dilaksanakan secara efektif. Pengerahan 300 pompa air diharapkan dapat meningkatkan pasokan air di daerah-daerah yang paling terkena dampak, sementara 100 sumur bor yang disiapkan akan membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap air tanah yang lebih reliable dan berkelanjutan.
Upaya ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan di Sulawesi Selatan dengan menyelamatkan lahan pertanian dari kekeringan. Dengan demikian, petani dapat terus menjalankan aktivitas pertaniannya dan memproduksi pangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan lokal dan nasional.
Langkah-langkah yang diambil oleh Pemprov Sulsel ini menunjukkan komitmen kuat untuk mengatasi kekeringan dan mendukung kemakmuran masyarakat Sulawesi Selatan. Dengan kerja sama dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai stakeholder, diharapkan kekeringan dapat diatasi dan Sulawesi Selatan dapat kembali menjadi daerah yang subur dan makmur.
Di tengah tantangan kekeringan yang dihadapi, upaya Pemprov Sulsel untuk mengatasi masalah ini dengan cara yang komprehensif dan berkelanjutan patut diapresiasi. Ini merupakan contoh nyata bagaimana pemerintah daerah dapat berperan aktif dalam mengatasi masalah lingkungan dan sosial, serta mendukung kesejahteraan masyarakat.
Sebagai bagian dari usaha untuk meningkatkan ketahanan air dan pangan, Pemprov Sulsel juga perlu terus memantau situasi kekeringan dan mengevaluasi efektivitas upaya penanggulangannya. Dengan demikian, kebijakan dan program yang dilaksanakan dapat disesuaikan dan diperbarui untuk memastikan bahwa masyarakat Sulawesi Selatan terlindungi dari dampak kekeringan dan memiliki akses yang cukup terhadap air dan pangan yang berkualitas.





