123Berita – 23 Juni 2026 | Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di beberapa wilayah Pulau Jawa telah menyebabkan dampak yang signifikan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menyoroti bahwa pemadaman listrik ini telah membuat UMKM menjerit karena dagangan es cair dan frozen food menjadi rusak.
UMKM yang bergerak di bidang makanan dan minuman telah mengalami kerugian yang signifikan karena pemadaman listrik bergilir ini. Mereka telah kehilangan pendapatan yang signifikan karena dagangan mereka menjadi rusak dan tidak dapat dijual lagi.
Oleh karena itu, Maman Abdurrahman meminta agar pemerintah segera menyelesaikan masalah pemadaman listrik bergilir ini agar UMKM dapat kembali beroperasi dengan normal. Ia juga meminta agar pemerintah memberikan bantuan kepada UMKM yang telah mengalami kerugian karena pemadaman listrik bergilir ini.
Di samping itu, Maman Abdurrahman juga meminta agar masyarakat dapat membantu UMKM dengan membeli produk mereka. Ia percaya bahwa dengan dukungan masyarakat, UMKM dapat kembali beroperasi dengan normal dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian negara.
Menyikapi masalah pemadaman listrik bergilir ini, pemerintah telah berjanji untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin. Mereka telah memprioritaskan penyelesaian masalah ini agar UMKM dapat kembali beroperasi dengan normal.
Dalam beberapa minggu terakhir, pemerintah telah melakukan beberapa upaya untuk menyelesaikan masalah pemadaman listrik bergilir ini. Mereka telah memperbaiki beberapa gardu listrik yang rusak dan menambah kapasitas listrik di beberapa wilayah.
Namun, meskipun pemerintah telah melakukan beberapa upaya untuk menyelesaikan masalah ini, pemadaman listrik bergilir masih terjadi di beberapa wilayah. Oleh karena itu, masyarakat dan UMKM masih harus bersabar dan terus berjuang untuk menghadapi masalah ini.
Di akhir, pemadaman listrik bergilir ini telah menyebabkan dampak yang signifikan terhadap UMKM. Namun, dengan dukungan masyarakat dan pemerintah, UMKM dapat kembali beroperasi dengan normal dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian negara.





