123Berita – 22 Juli 2026 | Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memulai aktivitasnya sejak pukul 06.00 WIB dengan terbang ke Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Agendanya berkunjung ke Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk melihat inovasi-inovasi yang dikembangkan oleh institusi tersebut. Salah satu inovasi yang menarik perhatian Mentan Amran adalah benih jagung yang memiliki kualitas unggul dan tahan terhadap hama.
Benih jagung ini dikembangkan oleh tim peneliti ITS yang dipimpin oleh Dr. Ir. Muhammad Nur Cahyono, M.Sc. Benih jagung ini memiliki kelebihan seperti tingkat produksi yang tinggi, kualitas biji yang baik, dan tahan terhadap hama. Mentan Amran sangat tertarik dengan inovasi ini karena dapat meningkatkan produksi jagung di Indonesia dan membantu meningkatkan kesejahteraan petani.
Selain benih jagung, Mentan Amran juga melihat inovasi alat panjat kelapa yang dikembangkan oleh ITS. Alat ini dapat membantu petani kelapa untuk memanen buah kelapa dengan lebih mudah dan efisien. Alat ini juga dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan produktivitas.
Mentan Amran sangat mengapresiasi inovasi-inovasi yang dikembangkan oleh ITS dan berharap dapat diaplikasikan secara luas di seluruh Indonesia. Ia juga berharap dapat meningkatkan kerjasama antara Kementerian Pertanian dengan ITS untuk mengembangkan inovasi-inovasi lainnya yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan meningkatkan produksi pertanian di Indonesia.
Dalam kesempatan ini, Mentan Amran juga menyampaikan bahwa pemerintah akan terus mendukung pengembangan inovasi-inovasi pertanian yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan meningkatkan produksi pertanian di Indonesia. Ia juga berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya inovasi dan teknologi dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran bangsa.
Secara keseluruhan, kunjungan Mentan Amran ke ITS merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan kerjasama antara pemerintah dan institusi pendidikan dalam mengembangkan inovasi-inovasi pertanian yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan meningkatkan produksi pertanian di Indonesia.





