123Berita – 08 April 2026 | Aktor asal Korea Selatan yang dikenal dengan nama panggung Don Lee, atau Ma Dong‑seok, baru‑baru ini menyelesaikan proses syuting sebuah produksi film di ibu kota Indonesia, Jakarta. Kegiatan pengambilan gambar yang berlangsung selama beberapa minggu itu berakhir dengan lancar, dan sang bintang mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh tim lokal serta masyarakat Jakarta yang telah memberikan dukungan penuh.
Di akhir hari pertama syuting, Ma Dong‑seok mengadakan pertemuan singkat dengan para pekerja lokal, mengucapkan selamat pagi dalam bahasa Indonesia dan menyampaikan apresiasi atas profesionalisme yang ditunjukkan. “Saya sangat terkesan dengan semangat dan kerja keras tim Indonesia. Kalian membuat proses ini terasa sangat mulus,” ujar sang aktor sambil tersenyum.
- Kerja sama dengan produser lokal meningkatkan kualitas visual film.
- Penggunaan lokasi ikonik Jakarta menambah nilai estetika produksi.
- Keterlibatan aktor dan kru Indonesia memperkuat hubungan bilateral industri hiburan.
Selain itu, Ma Dong‑seok juga meluangkan waktu untuk mengunjungi beberapa tempat kuliner tradisional di sekitar lokasi syuting. Ia tampak menikmati hidangan khas Betawi, seperti nasi uduk dan soto Betawi, yang kemudian ia bagikan melalui media sosial dengan caption berbahasa Indonesia. “Rasanya luar biasa, terima kasih Jakarta!” tulisnya, menambah kehangatan hubungan antara artis internasional dengan publik Indonesia.
Reaksi publik pun cepat mengalir. Netizen mengungkapkan rasa bangga melihat bintang film aksi internasional berkunjung ke tanah air, sekaligus menantikan hasil akhir film yang diharapkan akan menampilkan sisi Jakarta yang jarang terlihat di layar lebar. Beberapa komentar menyoroti harapan agar kolaborasi semacam ini dapat membuka peluang lebih luas bagi aktor Korea untuk mengeksplorasi pasar Asia Tenggara.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis oleh tim manajemen Ma Dong‑seok, disebutkan bahwa pengalaman syuting di Jakarta memberikan inspirasi baru bagi sang aktor. “Saya belajar banyak tentang budaya, keramahan, dan dinamika kota ini. Terima kasih kepada semua yang terlibat, khususnya masyarakat Jakarta yang selalu ramah,” kata Ma Dong‑seok.
Para produser film menegaskan bahwa keberhasilan proses syuting tidak lepas dari dukungan infrastruktur kota, termasuk fasilitas transportasi, keamanan, serta izin lokasi yang diproses cepat. Mereka berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut, tidak hanya untuk film aksi, tetapi juga untuk genre lain yang dapat menonjolkan keunikan Indonesia di kancah internasional.
Keberhasilan syuting ini juga menjadi bukti kuat bahwa Jakarta mampu menjadi lokasi produksi film berskala internasional. Dengan kemajuan teknologi, dukungan pemerintah, dan semangat kreatif yang tinggi, kota ini berpotensi menjadi pusat film regional yang menarik bagi sutradara dan aktor asing.
Secara keseluruhan, penutupan syuting ini menandai babak baru dalam hubungan sinematik antara Korea Selatan dan Indonesia. Ma Dong‑seok, yang dikenal lewat peran‑peran kuat di film aksi dan drama, mengakhiri kunjungan kerja dengan pesan sederhana namun mendalam: rasa terima kasih atas keramahan, profesionalisme, dan semangat kolaboratif yang ditunjukkan oleh semua pihak di Jakarta.
Film yang sedang diproduksi diproyeksikan akan dirilis pada akhir tahun ini, dan diharapkan dapat menampilkan panorama kota Jakarta secara autentik, sekaligus menambah portofolio karya Ma Dong‑seok di panggung internasional.





