Kemhan Clarifikasi Latsarmil untuk Calon Manajer Kopdes Bukan untuk Jadi Prajurit

Kemhan Clarifikasi Latsarmil untuk Calon Manajer Kopdes Bukan untuk Jadi Prajurit
Kemhan Clarifikasi Latsarmil untuk Calon Manajer Kopdes Bukan untuk Jadi Prajurit

123Berita – 27 Juni 2026 | Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia telah menegaskan bahwa Latihan Dasar Militer Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (Latsarmil SPPI) dalam program Koperasi Desa (Kopdes) tidak dimaksudkan untuk mengubah calon manajer Kopdes menjadi prajurit militer. Latsarmil SPPI sendiri merupakan program yang bertujuan untuk memberikan pelatihan dasar militer kepada para sarjana yang akan menjadi penggerak pembangunan di daerah-daerah terpencil.

Program Latsarmil SPPI juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para calon manajer Kopdes dalam hal kepemimpinan, manajemen, dan kemampuan berkomunikasi. Dengan demikian, para calon manajer Kopdes dapat menjadi penggerak pembangunan yang efektif dan berkelanjutan di daerah-daerah terpencil.

Bacaan Lainnya

Kemhan juga menegaskan bahwa Latsarmil SPPI tidak dimaksudkan untuk mengubah calon manajer Kopdes menjadi prajurit militer, melainkan untuk memberikan bekal kemampuan dasar militer yang diperlukan bagi para calon manajer Kopdes dalam menjalankan tugasnya. Dengan demikian, para calon manajer Kopdes dapat memiliki kemampuan untuk beradaptasi dan bekerja secara efektif di daerah-daerah terpencil.

Dalam menjalankan program Latsarmil SPPI, Kemhan bekerja sama dengan berbagai instansi dan lembaga yang terkait. Dengan demikian, program Latsarmil SPPI dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan, serta dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi para calon manajer Kopdes dan masyarakat di daerah-daerah terpencil.

Secara keseluruhan, program Latsarmil SPPI merupakan salah satu upaya Kemhan untuk meningkatkan kemampuan para calon manajer Kopdes dalam menjalankan tugasnya di daerah-daerah terpencil. Dengan demikian, para calon manajer Kopdes dapat menjadi penggerak pembangunan yang efektif dan berkelanjutan di daerah-daerah terpencil.

Pos terkait