123Berita – 28 Juli 2026 | Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, baru-baru ini membantah isu bahwa masyarakat saat ini mengalami fenomena ‘mantab’ atau kehilangan daya beli. Abimanyu menegaskan bahwa tidak ada indikasi kuat yang mendukung klaim tersebut.
Abimanyu juga menjelaskan bahwa kelas menengah di Indonesia masih cukup kuat dan memiliki daya beli yang baik. Ia mencontohkan bahwa penjualan barang-barang konsumsi dan jasa masih meningkat, yang menunjukkan bahwa masyarakat masih memiliki kemampuan untuk membeli dan mengkonsumsi barang-barang yang mereka butuhkan.
Namun, Abimanyu juga mengakui bahwa ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi daya beli masyarakat, seperti inflasi dan perubahan harga barang-barang. Ia menegaskan bahwa LPS akan terus memantau situasi ekonomi dan melakukan upaya untuk menjaga stabilitas perekonomian.
Di sisi lain, beberapa pakar ekonomi berpendapat bahwa fenomena ‘mantab’ memang ada dan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti perubahan pola konsumsi dan meningkatnya biaya hidup. Mereka menyarankan agar pemerintah dan lembaga terkait melakukan upaya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi biaya hidup.
Dalam beberapa tahun terakhir, perekonomian Indonesia telah mengalami beberapa tantangan, seperti perubahan harga komoditas dan dampak dari pandemi COVID-19. Namun, pemerintah dan lembaga terkait telah melakukan upaya untuk mengatasi tantangan tersebut dan menjaga stabilitas perekonomian.
Menyikapi fenomena ‘mantab’, Abimanyu menegaskan bahwa LPS akan terus memantau situasi ekonomi dan melakukan upaya untuk menjaga stabilitas perekonomian. Ia juga menyarankan agar masyarakat tetap waspada dan melakukan pengelolaan keuangan yang baik untuk menghadapi tantangan ekonomi yang mungkin timbul.
Secara keseluruhan, fenomena ‘mantab’ masih menjadi topik perdebatan di kalangan ekonom dan masyarakat. Namun, dengan upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan lembaga terkait, diharapkan perekonomian Indonesia dapat terus berjalan dengan stabil dan masyarakat dapat meningkatkan daya beli mereka.





