123Berita โ 28 Juli 2026 | Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa Bank Indonesia (BI) memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan menetapkan kebijakan moneter yang efektif. Hal ini sangat penting dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang terus berubah.
BI sebagai lembaga independen memiliki tanggung jawab untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dalam melakukan tugasnya, BI harus selalu memantau situasi ekonomi global dan domestik untuk mengambil keputusan yang tepat.
Stabilitas nilai tukar rupiah sangat penting untuk menjaga daya saing ekonomi Indonesia di pasar internasional. Jika nilai tukar rupiah tidak stabil, maka hal ini dapat mempengaruhi harga barang dan jasa, serta berdampak pada inflasi dan pertumbuhan ekonomi.
Oleh karena itu, BI harus terus memantau dan menganalisis situasi ekonomi global dan domestik untuk mengambil keputusan yang tepat dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Selain itu, BI juga harus terus meningkatkan kemampuan dan kapasitasnya dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang terus berubah.
Dalam beberapa tahun terakhir, BI telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Upaya-upaya tersebut antara lain meliputi pengembangan sistem keuangan yang lebih efektif, peningkatan kemampuan dan kapasitas lembaga keuangan, serta pengembangan infrastruktur keuangan yang lebih baik.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendukung BI dalam menjalankan tugasnya. Pemerintah akan terus bekerja sama dengan BI untuk menghadapi tantangan ekonomi global dan mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dalam kesimpulan, peran Bank Indonesia sangat penting dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. BI harus terus memantau dan menganalisis situasi ekonomi global dan domestik untuk mengambil keputusan yang tepat, serta terus meningkatkan kemampuan dan kapasitasnya dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang terus berubah.




