123Berita – 07 April 2026 | Jakarta, 6 April 2026 – Pada laga pembuka Grup B Piala AFF Futsal 2026, Tim Nasional Futsal Indonesia menorehkan kemenangan gemilang dengan skor 7-0 melawan Tim Nasional Futsal Brunei Darussalam. Kemenangan selisih tujuh gol ini tidak hanya mempertegas posisi unggulan Indonesia di grup, tetapi juga menegaskan kesiapan tim dalam menantang lawan-lawan kuat di babak selanjutnya.
Sejak peluit pertama, Indonesia menguasai tempo pertandingan. Gol pertama tercipta pada menit ke-3 melalui tendangan bebas terarah yang dieksekusi oleh penyerang muda, Rizky Pratama. Gol cepat tersebut memicu semangat tim, yang kemudian menambah dua gol lagi sebelum babak pertama usai, masing-masing pada menit ke-12 dan ke-18 oleh veteran penyerang, Dimas Prasetyo, serta gelandang kreatif, Andri Kurniawan.
Babak kedua tak kalah menegangkan. Indonesia melanjutkan serangan berulang dengan variasi taktik, memanfaatkan kecepatan sayap kiri dan keakuratan umpan pendek. Gol keempat datang lewat serangan balik cepat pada menit ke-27, di mana striker utama, Bima Setiawan, memanfaatkan ruang kosong di area pertahanan Brunei. Empat gol berikutnya diraih dalam rentang waktu singkat, menandakan dominasi total Indonesia di lapangan.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souta, menegaskan kepuasannya setelah pertandingan berakhir. “Kami menampilkan permainan kolektif yang terorganisir dengan baik. Setiap pemain melaksanakan peran masing‑masing dengan disiplin, dan hasilnya tercermin dalam skor yang sangat meyakinkan,” ungkap Souta dalam konferensi pers pasca laga. Ia menambahkan bahwa fokus utama tetap pada konsistensi, bukan sekadar skor besar.
Dari sisi taktik, Indonesia mengadopsi formasi 3‑2‑1 yang menekankan kontrol tengah dan penetrasi cepat melalui sayap. Pertahanan tiga bek berhasil menutup ruang bagi Brunei, sementara dua gelandang bertugas menghubungkan lini belakang dengan serangan. Penempatan satu penyerang tunggal di depan memberi tekanan konstan pada pertahanan lawan, memaksa Brunei bermain defensif berlebihan.
Penampilan individu juga patut dicatat. Penjaga gawang, Ahmad Fauzi, mencatat clean sheet pertama dalam turnamen, melakukan beberapa penyelamatan krusial pada serangan pertama Brunei. Di lini tengah, Andri Kurniawan mencatat tiga assist, menjadi motor penggerak serangan. Sementara itu, Bima Setiawan menorehkan hat‑trick, menegaskan dirinya sebagai ancaman utama bagi setiap lawan.
- Skor akhir: Indonesia 7 – 0 Brunei
- Gol Indonesia: Rizky Pratama (1), Dimas Prasetyo (2), Andri Kurniawan (1), Bima Setiawan (3)
- Assist: Andri Kurniawan (3), Dimas Prasetyo (1)
- Kartu kuning: 2 (satu untuk Dimas, satu untuk Rizky)
- Clean sheet: Ahmad Fauzi
Hasil ini menempatkan Indonesia pada posisi puncak grup dengan selisih gol +7, memberi keunggulan strategis menjelang pertandingan berikutnya melawan Thailand dan Myanmar. Keunggulan gol dapat menjadi faktor penentu bila terjadi poin seri di antara tim‑tim kuat di grup.
Berikutnya, Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi Thailand pada 10 April 2026, sebuah pertemuan yang diperkirakan akan lebih ketat mengingat pengalaman Thailand di turnamen regional. Setelah menutup mata pada Brunei, pelatih Souta menegaskan pentingnya menjaga konsistensi defensif sekaligus meningkatkan efisiensi serangan.
Kemenangan telak ini juga berdampak pada perkembangan futsal di dalam negeri. Penampilan gemilang tim senior di panggung ASEAN meningkatkan minat publik, terutama di kalangan generasi muda, untuk berpartisipasi dalam program akademi futsal yang dikelola PSSI. Pemerintah daerah dan sponsor pun menunjukkan antusiasme lebih besar untuk mendukung fasilitas latihan dan turnamen lokal.
Reaksi suporter Indonesia sangat positif. Di media sosial, ribuan netizen memuji performa tim dan menyatakan harapan agar Indonesia dapat melaju hingga final. Suasana stadion yang penuh warna dengan bendera merah putih menambah semangat para pemain untuk terus memberikan yang terbaik.
Secara keseluruhan, kemenangan 7-0 atas Brunei menegaskan kesiapan Tim Nasional Futsal Indonesia dalam Piala AFF Futsal 2026. Dengan strategi yang terstruktur, eksekusi taktik yang tepat, serta dukungan penuh dari suporter, harapan besar kini tertuju pada jalur menuju semifinal. Meski tantangan berikutnya lebih berat, fondasi yang telah dibangun pada laga pembuka ini memberikan landasan kuat bagi tim untuk terus berjuang mengharumkan nama bangsa di kancah futsal Asia.