123Berita – 08 April 2026 | Babak perempat final Liga Champions 2023/2024 menyajikan pertarungan epik antara dua raksasa sepak bola Eropa, Real Madrid dan Bayern Munchen. Pertandingan pertama yang digelar di Stadion Santiago Bernabeu pada Minggu malam berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Bayern, menandai kebangkitan Harry Kane yang menjadi mimpi buruk bagi Los Blancos. Kemenangan ini tidak hanya memberi keunggulan numerik bagi tim Jerman, tetapi juga menegaskan kembali ambisi mereka untuk melaju ke semifinal kompetisi paling bergengsi di benua ini.
Sejak peluit pertama ditiup, Real Madrid mencoba mengendalikan tempo permainan dengan mengandalkan penguasaan bola yang menjadi ciri khas mereka. Namun, Bayern Munchen menampilkan pressing tinggi dan transisi cepat yang menghambat ritme Los Blancos. Tekanan terus-menerus dari lini tengah Bayern memaksa pemain-pemain Real untuk melakukan keputusan terburu‑bururu, membuka celah bagi serangan balik yang mematikan.
Gol pembuka datang pada menit ke‑24 melalui tendangan penalti yang dieksekusi oleh Harry Kane. Insiden tersebut dimulai dari sebuah duel di dalam kotak penalti antara Vinícius Júnior dan Joshua Kimmich, yang berujung pada pelanggaran terhadap Kimmich. Kane, yang telah menyiapkan diri sejak awal pertandingan, menempatkan bola dengan tenang ke sudut kanan bawah gawang Thibaut Courtois, menambah satu angka bagi Bayern. Gol tersebut tidak hanya memberikan keunggulan numerik, tetapi juga menggerakkan mental kedua tim.
Real Madrid segera merespon dengan intensitas yang lebih tinggi. Pada menit ke‑37, Karim Benzema berhasil menyamakan kedudukan setelah menerima umpan silang dari Luka Modrić yang melesat ke area pertahanan Bayern. Benzema menaklukkan dua bek dan menempatkan bola ke dalam jala, menegaskan niat Los Blancos untuk tidak menyerah pada keunggulan lawan.
Namun, kebangkitan Bayern belum berakhir. Pada menit ke‑55, Bayern kembali mengambil inisiatif lewat serangan balik cepat yang dimotori oleh Thomas Müller. Bola beralih ke tangan Joshua Kimmich, yang kemudian melepaskan umpan terobosan kepada Jamal Musiala. Musiala, dengan kelincahan khasnya, menembus ruang di antara bek Real dan menyalurkan bola kepada Kane yang berada di kotak penalti. Kane mengeksekusi tembakan satu‑sentuh yang melesat ke sudut atas gawang Courtois, mengukuhkan skor 2-1 untuk Bayern.
Setelah gol kedua, Real Madrid berusaha menekan kembali. Luka Modrić dan Toni Kroos mengendalikan lini tengah, berusaha menciptakan peluang melalui umpan-umpan terobosan. Namun, pertahanan Bayern yang dipimpin oleh Dayot Upamecano tetap solid, menutup ruang gerak para penyerang Spanyol. Courtois juga tampil impresif, melakukan beberapa penyelamatan krusial yang menghalangi Real untuk menyamakan kedudukan kembali.
Pertandingan berakhir dengan sorotan khusus pada performa Harry Kane yang mencetak dua gol penting, termasuk satu penalti. Penampilan ini menandai kebangkitan Kane di panggung Eropa setelah musim sebelumnya yang kurang memuaskan. Bagi Real Madrid, kekalahan ini menjadi pukulan berat menjelang leg kedua, mengingat mereka harus mengatasi defisit satu gol di kandang mereka sendiri.
Dengan hasil 2-1 ini, Bayern Munchen kini memiliki keunggulan tipis namun berharga dalam seri dua leg. Mereka akan kembali ke Allianz Arena untuk leg kedua, di mana mereka berharap dapat menutup pertandingan dengan kemenangan yang lebih meyakinkan. Sementara itu, Real Madrid harus merencanakan strategi ofensif yang lebih tajam dan menyiapkan mental untuk menanggapi tekanan dalam laga balik yang krusial.





