123Berita – 29 Juli 2026 | Gempa bumi dengan kekuatan 7,1 skala Richter melanda Prefektur Kumamoto, Jepang, menyebabkan kerusakan parah dan korban jiwa. Perdana Menteri Sanae Takaichi telah mengkonfirmasi bahwa setidaknya 13 orang tewas akibat bencana ini.
Mall Aeon, salah satu pusat perbelanjaan terbesar di daerah tersebut, roboh dan meledak, menyebabkan banyak orang terjebak di bawah reruntuhan. Selain itu, layanan Shinkansen, kereta peluru Jepang, juga terganggu akibat gempa ini.
Gempa ini juga menyebabkan kerusakan infrastruktur lainnya, seperti jalan dan bangunan. Pemerintah setempat telah mengaktifkan tim penyelamat dan melakukan upaya evakuasi untuk meminimalkan dampak bencana.
Perdana Menteri Takaichi telah berjanji untuk melakukan segala upaya untuk membantu korban dan memulihkan daerah yang terkena dampak. Ia juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan waspada, serta mengikuti instruksi dari pemerintah.
Gempa ini merupakan peringatan bagi masyarakat Jepang dan internasional tentang pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk meminimalkan dampak bencana dan memulihkan daerah yang terkena dampak.
Dalam beberapa hari mendatang, diharapkan upaya penanganan dan pemulihan dapat berjalan efektif, dan korban dapat mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Gempa ini juga menjadi pengingat tentang pentingnya persiapan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam.





