123Berita – 09 April 2026 | Babak perempat final Liga Champions Eropa musim 2025/2026 memasuki fase krusial ketika delapan tim elit bertarung untuk melaju ke semifinal. Leg pertama yang digelar pada pekan terakhir September 2025 menampilkan dua duel kelas dunia: Bayern Munchen melawan Arsenal serta Barcelona berhadapan dengan Liverpool. Kedua pertemuan tersebut tidak hanya menegangkan, tetapi juga menghasilkan skor yang memengaruhi dinamika agregat kedepannya.
Di Allianz Arena, Bayern Munchen menampilkan permainan menyerang yang agresif melawan Arsenal. Tim asuhan Julian Nagelsmann memanfaatkan kecepatan sayap kanan dan ketajaman penyerang tengahnya. Pada menit ke-23, Thomas Müller membuka keunggulan Bayern lewat tendangan voli setelah menerima umpan terobosan dari Leroy Sané. Arsenal segera merespon; pada menit ke-37, Bukayo Saka berhasil menyeimbangkan kedudukan lewat tembakan keras dari luar kotak penalti yang melesat ke sudut atas gawang Bernd Leno.
Namun, keunggulan Bayern kembali pulih pada babak kedua. Pada menit ke-58, Jamal Musiala memanfaatkan kesalahan lini pertahanan Arsenal, mengirim bola ke area penalti dan mengeksekusi tendangan satu lawan satu yang tidak dapat dihalau oleh Aaron Ramsdale. Skor akhir leg pertama menutup pertandingan dengan kemenangan tipis Bayern Munchen 2-1 atas Arsenal.
Sementara itu, di Camp Nou, Barcelona menguji kekuatan Liverpool dalam laga yang sangat dinanti. Pep Guardiola menyiapkan formasi 4-3-3 yang menekankan penguasaan bola dan pressing tinggi. Barcelona membuka keunggulan pada menit ke-12 lewat gol aksi Lionel Messi, yang berhasil menembus pertahanan Liverpool dan melepaskan tembakan rendah ke sudut kanan gawang Alisson.
Liverpool, yang dipimpin oleh Jürgen Klopp, tidak tinggal diam. Pada menit ke-30, Mohamed Salah menyamakan kedudukan dengan serangan balik cepat, memanfaatkan ruang di sisi kanan pertahanan Barcelona. Namun, Barcelona kembali menguasai permainan dan pada menit ke-73, Pedri menambah keunggulan tim tuan rumah dengan tendangan bebas yang tepat sasaran.
Dengan hasil tersebut, leg pertama berakhir dengan Barcelona unggul 2-1 atas Liverpool. Kedua pertandingan menunjukkan kualitas teknik tinggi serta taktik yang matang, namun juga menandai pentingnya penyesuaian strategi di leg kedua yang akan datang.
Berikut rangkuman singkat hasil leg pertama perempat final Liga Champions 2026:
| Pertandingan | Skor Leg 1 | Tim Unggulan |
|---|---|---|
| Bayern Munchen vs Arsenal | 2-1 | Bayern Munchen |
| Barcelona vs Liverpool | 2-1 | Barcelona |
Keempat tim kini menatap leg kedua dengan strategi berbeda. Bayern Munchen diperkirakan akan memperkuat lini tengah untuk mengendalikan tempo, sementara Arsenal akan mengandalkan kecepatan sayap dan pergerakan off‑the‑ball untuk mengganggu pertahanan Bayern. Di sisi lain, Barcelona kemungkinan akan menambah intensitas pressing, sedangkan Liverpool diharapkan menyesuaikan formasi defensif dan memanfaatkan transisi cepat untuk mencetak gol di laga balik.
Jika hasil agregat tetap mengikuti pola leg pertama, Bayern Munchen dan Barcelona berada di posisi yang menguntungkan untuk melaju ke semifinal. Namun, sepak bola tetap tak terduga; Arsenal dan Liverpool memiliki kemampuan untuk mengubah alur pertandingan pada leg kedua, terutama bila mereka mampu memanfaatkan keunggulan kandang.
Secara statistik, Bayern Munchen mencatat kepemilikan bola rata‑rata 58% di leg pertama, sementara Arsenal mengandalkan serangan balik dengan 12 tembakan ke gawang, tiga di antaranya tepat sasaran. Barcelona menguasai bola 61% dan mencatat 8 tembakan tepat sasaran, sedangkan Liverpool mencatat 10 tembakan ke gawang, dua di antaranya berhasil.
Penggemar sepak bola di seluruh dunia kini menantikan leg kedua yang dijadwalkan pada akhir Oktober 2025. Pertandingan-pertandingan tersebut tidak hanya menentukan siapa yang melaju ke semifinal, tetapi juga memperlihatkan bagaimana taktik modern dan kualitas individu dapat memengaruhi hasil dalam kompetisi klub paling bergengsi di benua ini.
Dengan empat tim kuat yang masih bersaing, Liga Champions 2026 menjanjikan babak selanjutnya yang penuh ketegangan dan aksi spektakuler. Penonton dapat menantikan perubahan formasi, strategi penyesuaian, dan tentunya momen-momen gol yang akan menentukan nasib klub-klub besar dalam perebutan trofi bergengsi.





