123Berita – 13 Juni 2026 | Anggota Komisi XII DPR RI, Ateng Sutisna, mengingatkan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi harusnya tidak menjadi pintu masuk bagi kenaikan tarif listrik dan harga LPG.
Ateng juga menyarankan agar pemerintah melakukan evaluasi terhadap kebijakan energi nasional untuk memastikan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak akan berdampak pada tarif listrik dan harga LPG.
Kenaikan harga BBM nonsubsidi dikhawatirkan akan membawa dampak yang signifikan pada perekonomian masyarakat, terutama bagi kelompok masyarakat yang berpenghasilan rendah.
Oleh karena itu, Ateng berharap bahwa pemerintah akan melakukan upaya untuk mengurangi dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi dan memastikan bahwa kebijakan energi nasional dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain, Ateng juga menekankan bahwa pemerintah harus memperhatikan kebutuhan energi masyarakat dan melakukan upaya untuk meningkatkan efisiensi energi nasional.
Dengan demikian, diharapkan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak akan berdampak pada tarif listrik dan harga LPG, serta tidak akan mengganggu daya beli masyarakat.
Ateng berharap bahwa pemerintah akan melakukan tindakan yang tepat untuk mengatasi dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi dan memastikan bahwa kebijakan energi nasional dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kenaikan harga BBM nonsubsidi merupakan salah satu isu yang sangat penting dan memerlukan perhatian yang serius dari pemerintah.
Oleh karena itu, Ateng berharap bahwa pemerintah akan melakukan upaya untuk mengatasi dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi dan memastikan bahwa kebijakan energi nasional dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.





