123Berita – 01 April 2026 | Carol Kirkwood, sosok ikonik yang telah menjadi wajah utama BBC Weather selama hampir tiga dekade, resmi mengumumkan kepergiannya dari British Broadcasting Corporation (BBC) pada akhir pekan ini. Keputusan tersebut menandai akhir dari 28 tahun pengabdian yang penuh warna, mulai dari laporan cuaca pagi hingga penampilan di program-program utama BBC Breakfast. Meskipun penggemar setia menantikan setiap ramalan harian yang disampaikan dengan senyuman khasnya, Kirk Kirkwood mengaku bahwa istilah “lie‑in”—istirahat pagi yang santai—adalah hal yang belum pernah ia alami dalam rutinitas kerja yang padat.
Sejak bergabung pada tahun 1995, Kirkwood menapaki karier yang melampaui sekadar penyampaian data meteorologi. Ia menjadi simbol kehangatan dan profesionalisme dalam penyajian cuaca, menggabungkan pengetahuan ilmiah dengan gaya penyampaian yang mudah dipahami. Selama hampir 30 tahun, ia melaporkan segala macam fenomena, mulai dari badai tropis yang melanda Eropa hingga cuaca panas yang memengaruhi festival musim panas di Inggris. Kehadirannya tidak hanya terbatas pada layar televisi; Kirkwood juga aktif di media sosial, memberikan tips praktis kepada publik tentang persiapan menghadapi cuaca ekstrem.
- 1995 – Bergabung dengan BBC Weather sebagai presenter junior.
- 2002 – Menjadi presenter tetap pada BBC Breakfast, menggantikan posisi veteran sebelumnya.
- 2010 – Memimpin tim presentasi cuaca digital pertama BBC, memanfaatkan grafik interaktif.
- 2015 – Merayakan 20 tahun karier dengan episode khusus yang menampilkan retrospeksi momen-momen cuaca bersejarah.
- 2023 – Mengumumkan rencana pensiun, menyatakan keinginan untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga.
Alasan utama Kirkwood mengundurkan diri, selain keinginan untuk menikmati waktu bersama keluarga, adalah rasa lelah setelah menjalani jadwal yang menuntut. “Apa itu lie‑in? Saya bahkan tidak tahu,” ungkapnya dalam sebuah wawancara eksklusif dengan BBC, menambahkan bahwa rutinitas pagi yang harus bangun sebelum fajar untuk menyiapkan ramalan cuaca telah menjadi kebiasaan yang sulit diubah. Ia juga menyinggung tentang tekanan kerja yang meningkat seiring dengan permintaan publik yang terus bertambah untuk informasi cuaca yang akurat dan real‑time.
Kepergian Kirkwood memicu beragam reaksi di kalangan rekan kerja dan penonton. Rekan-rekan sejawat memuji dedikasinya, menyebutnya sebagai mentor yang selalu bersedia membantu dan memberi nasihat. Seorang produser senior BBC mengakui, “Carol bukan hanya presenter, ia adalah institusi. Pengetahuan mendalamnya tentang meteorologi dan kemampuan berkomunikasi membuatnya sangat berharga.” Sementara itu, para penonton mengekspresikan rasa kehilangan melalui media sosial, mengingat kembali momen-momen ikonik seperti ketika ia melaporkan badai Salet pada tahun 2013 dengan tenang namun penuh empati.
Di balik sorotan publik, kehidupan pribadi Kirkwood juga menjadi sorotan. Ia menikah dengan suami yang berprofesi sebagai pemilik toko mainan di Skotlandia, yang dikenal dengan julukan “toyboy” oleh media. Pasangan ini dikabarkan memiliki hubungan yang kuat, saling mendukung dalam karier masing‑masing. Pernikahan mereka yang sederhana namun penuh kebahagiaan sering kali menjadi inspirasi bagi banyak penggemar. Meskipun media menyoroti detail kehidupan pribadi, Kirkwood menegaskan bahwa keputusan pensiun sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan profesional dan keinginan untuk menata kembali keseimbangan hidup.
Penggantian posisi Kirkwood belum diumumkan secara resmi, namun BBC telah menyatakan komitmennya untuk tetap memberikan layanan cuaca yang terpercaya. Tim produksi sedang mencari pengganti yang dapat melanjutkan warisan penyajian cuaca yang informatif dan menghibur. Sementara itu, Kirkwood menyatakan kesiapan untuk berkontribusi sebagai konsultan atau penulis, mengingat pengalaman luasnya di bidang meteorologi dan media.
Kesimpulannya, kepergian Carol Kirkwood menandai berakhirnya era penting dalam sejarah penyajian cuaca di BBC. Selama hampir tiga dekade, ia tidak hanya menyampaikan data, melainkan juga membangun ikatan emosional dengan penonton, menjadikan cuaca sesuatu yang dapat diakses oleh semua kalangan. Dengan pensiunnya, ia membuka ruang bagi generasi baru presenter untuk mengisi kekosongan, sambil meninggalkan warisan yang akan terus dikenang dalam ingatan publik Inggris dan dunia internasional.