123Berita – 09 April 2026 | Visa mengamati bahwa kepercayaan konsumen menjadi faktor utama dalam percepatan e‑Commerce di Indonesia. Di tengah lonjakan transaksi digital, perusahaan kartu pembayaran global menilai bahwa rasa aman dan kredibilitas layanan menjadi aset tak ternilai bagi pelaku bisnis online.
Data terbaru menunjukkan nilai transaksi e‑Commerce Indonesia melampaui triliunan rupiah pada 2023, dengan pertumbuhan tahunan lebih dari 30%. Visa mencatat bahwa sebagian besar peningkatan ini didorong oleh konsumen yang lebih nyaman melakukan pembayaran daring berkat jaminan keamanan yang disediakan oleh jaringan pembayaran internasional.
Di Indonesia, adopsi metode pembayaran non‑tunai telah meluas ke seluruh lapisan masyarakat, tidak terkecuali UMKM. Visa melaporkan bahwa lebih dari 70% pelaku usaha kecil kini menerima pembayaran kartu kredit atau debit, yang memungkinkan mereka menembus pasar nasional bahkan internasional. Kepercayaan konsumen menjadi faktor penentu apakah pelanggan akan kembali berbelanja di platform yang sama.
Pemerintah Indonesia juga berperan penting dengan regulasi yang mendukung ekosistem fintech, termasuk kebijakan sandbox dan perlindungan data pribadi. Visa menilai sinergi antara regulator, penyedia layanan pembayaran, dan e‑Commerce platform menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan berkelanjutan.
Tantangan tetap ada, terutama terkait edukasi konsumen mengenai keamanan digital serta penetrasi internet di daerah terpencil. Visa menekankan pentingnya kampanye edukatif bersama mitra lokal untuk meningkatkan literasi finansial digital, sehingga rasa percaya tidak hanya terbatas pada konsumen perkotaan.
Kesimpulannya, Visa percaya bahwa kepercayaan konsumen bukan sekadar faktor pendukung, melainkan aset strategis yang dapat mendorong ekspansi e‑Commerce Indonesia ke level berikutnya. Dengan investasi berkelanjutan pada teknologi keamanan, kolaborasi lintas sektor, dan edukasi publik, ekosistem digital Indonesia diproyeksikan akan terus tumbuh, memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan.





