123Berita – 09 Agustus 2026 | Veda Ega Pratama, pembalap Indonesia, merasa kecewa dengan hasil start P16 di balapan Moto3 Inggris di Sirkuit Silverstone. Ia sempat tampil kompetitif dan berada di barisan depan, namun harus puas dengan posisi tersebut.
Sirkuit Silverstone dikenal sebagai salah satu sirkuit yang paling menantang di kalender MotoGP. Dengan panjang lintasan sekitar 5,9 kilometer, sirkuit ini memiliki beberapa tikungan yang tajam dan lurusan yang panjang.
Veda Ega sendiri memiliki pengalaman yang cukup luas di dunia balap motor. Ia telah mengikuti beberapa seri balap Moto3 dan telah menunjukkan kemampuan yang cukup baik. Namun, di balapan ini, ia harus menghadapi persaingan yang sangat ketat dari pembalap-pembalap lainnya.
Di awal balapan, Veda Ega berhasil mempertahankan posisinya di barisan depan. Ia bahkan berhasil menduduki posisi ke-10 di lap pertama. Namun, seiring berjalannya balapan, ia mulai kehilangan posisinya dan terjatuh ke posisi P16.
Veda Ega mengakui bahwa ia merasa kecewa dengan hasil ini. Ia berharap dapat melakukan yang lebih baik dan memperbaiki posisinya di klasemen. Namun, ia juga menyadari bahwa balapan ini telah memberinya pengalaman yang berharga dan dapat digunakan sebagai bahan pelajaran untuk balapan selanjutnya.
Hasil ini juga membuat Veda Ega semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan dan strategi balapnya. Ia berharap dapat memperbaiki hasil ini di balapan selanjutnya dan membawa nama Indonesia di kancah balap internasional.
Dengan demikian, Veda Ega tetap optimis dan siap untuk menghadapi tantangan selanjutnya. Ia akan terus berlatih dan mempersiapkan diri untuk mencapai hasil yang lebih baik di masa depan.




