123Berita โ 19 Juli 2026 | Universitas Negeri Surabaya (Unesa) telah mengambil tindakan tegas terhadap enam mahasiswa vokasi yang terlibat dalam kasus dugaan pelecehan seksual melalui percakapan di grup WhatsApp (WA). Mereka dinonaktifkan sebagai mahasiswa Unesa setelah kasus tersebut viral di media sosial.
Kasus ini bermula ketika percakapan di grup WA tersebut beredar luas dan menimbulkan kehebohan di kalangan masyarakat. Percakapan tersebut mengandung konten yang tidak pantas dan mengarah pada pelecehan seksual.
Unesa dengan cepat merespons kasus ini dan langsung mengambil tindakan. Pihak universitas menyatakan bahwa mereka sangat serius dalam menangani masalah ini dan tidak akan mentolerir perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dianut oleh universitas.
Enam mahasiswa yang terlibat dalam kasus ini diidentifikasi dan dipanggil oleh pihak universitas untuk dimintai keterangan. Setelah melakukan penyelidikan, Unesa memutuskan untuk menonaktifkan mereka sebagai mahasiswa.
Keputusan ini diambil untuk menjaga integritas dan reputasi universitas, serta untuk memberikan contoh bahwa perilaku yang tidak etis tidak akan diterima di lingkungan akademis. Unesa juga berjanji untuk terus memantau dan meningkatkan kontrol terhadap aktivitas mahasiswa untuk mencegah kasus serupa di masa depan.
Dalam kasus ini, Unesa menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan yang berkualitas dan lingkungan yang aman bagi semua mahasiswa. Tindakan tegas ini juga diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi mahasiswa lainnya untuk selalu menjaga perilaku yang sopan dan respektif.
Unesa berharap bahwa dengan menangani kasus ini secara serius, mereka dapat mempertahankan kepercayaan masyarakat dan memastikan bahwa universitas tetap menjadi tempat belajar yang nyaman dan kondusif bagi semua mahasiswa.





